Senin, H / 13 April 2026

AIR GOT BERBAU MENYENGAT GENANGI JALANAN DI JAKARTA BARAT

Senin 02 Mar 2026 17:29 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Jktinfo

ESQNews.id, JAKARTA - Air got berbau menyengat dan berwarna hitam pekat meluap hingga menggenangi area jalan di Jalan Satu Maret, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Senin.


Tampak di lokasi pada Senin sore, air got membentuk kolam kecil berukuran 2 x 3 meter di tepi jalan.


Air kotor berbau menyengat itu pun meluber hingga membuat becek badan jalan.


Bagian pinggir jalan pun tampak rusak akibat rembesan air. Di sekitar lokasi, masih terpasang papan pembatas proyek yang menutup salah satu lajur.


Di area proyek galian itu tertulis “Sedang dilakukan upaya peningkatan layanan air perpipaan” yang disertai nomor pusat layanan (call center) PAM Jaya.


Kendati galian tersebut tampak telah selesai dikerjakan dengan beberapa titik bekas galian sudah ditutup menggunakan tanah dan semen, pembatas proyek yang menutup jalan tak kunjung dibongkar.


Dodi (64), seorang tukang parkir minimarket di dekat lokasi menyebut bahwa banjir air got hitam bermula sejak adanya proyek galian pipa.


“Udah lama, dua mingguan lebih, dari sebelum puasa ini, jadi banjir. Jadi air, got ini naik. Ini air hitam dari got, setelah digali jadi mampat, tak ngalir, semenjak ada galian,” ujar Dodi.


Kondisi air yang hitam ini tak hanya merusak jalanan, tetapi juga menimbulkan aroma tak sedap yang sangat mengganggu aktivitas warga maupun roda perekonomian di sekitarnya.


“Bau, bau banget. Ganggu, macet lagi. Makanya, orang mau lewat juga susah karena macet. Konsumen mau ke toko juga jadi bingung dia. Jadi, malas,” keluh Dodi.


Imbas bau ini pun dirasakan langsung oleh Dodi dan para pekerja ataupun pelanggan di dalam minimarket tersebut.


Menurutnya, tak jarang bau got yang tepat berada di depannya masuk ke dalam area minimarket.


“Pembeli juga kasihan di dalam toko, itu kan orang kalo menginjak (air got) dari luar masuk ke dalam, jadi bau sampe ke dalam,” katanya.


Tak hanya mengganggu kenyamanan, genangan air yang menutupi jalanan rusak ini juga mengancam keselamatan pengendara, terutama pada malam hari.


Dodi menceritakan bahwa sudah ada korban yang mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan ini.


“Apalagi pernah ada yang jatuh juga ini di sini, pas malam-malam. Jalanan rusak tak keliatan, masalahnya licin juga, jatuh ke banjir ini. Dia yang naik motor tak mau turunkan kaki, soalnya kotor, bau,” katanya. (Jktinfo)


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA