Senin, H / 02 Februari 2026

Atmosfer Positif dirasakan Guru BK Se-Jakbar Pasca Dapat Ilmu Coaching dari Pakarnya di ESQ Business School

Sabtu 01 Apr 2023 14:44 WIB

Reporter :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Mengingat di era sekarang ini yang serba kompleks, ambigu, tak menentu, sering berubah ubah, ditambah lagi dengan adanya bonus demografi dan lain-lain. Bahkan dunia ini khususnya Indonesia telah dipenuhi dengan generasi milenials dan zelenials, yang menurut riset jumlah mereka sekitar 70-72%.


Namun problem juga kerap kali dialami oleh gen milenials dan zelenials ini, seperti: ada sekitar 87% mahasiswa salah jurusan di Indonesia (tidak maksimal dalam belajar). Sehingga mereka kurang bisa mengeluarkan potensi terbaiknya dalam perkuliahan, dunia kerja, dan lainnya.


Kemudian ada juga problem terkait 1 dari 3 remaja mengalami mental illness (stress anxiety depression). Banyak faktor penyebabnya.




Peduli akan problematika yang terjadi, ESQ Business School gelar webinar dengan tema "Great Teacher As a Coach Guru BK Jakarta Barat" pada Selasa, 21 Maret 2023 di Menara 165 dan Zoom Meeting.


Kali ini, ESQ Business School bekerjasama dengan Teman Curhat.id (powered by ESQ), Ruang Pelatihan by ESQ, 3.0 ASESCO.


Ada ratusan peserta yang berkesempatan join dan menyimak paparan dari narasumber kali ini yakni Coach Ida S. Widayanti (Certified Coach ESQ 3.0 Coaching). Ida ditemani oleh Coach Desi Yuliana (President ASESCO).


Sebelum acara dimulai, Desi memberikan sambutan terlebih dulu. Ia mengatakan, “Bersyukur Allah izinkan kita menerima ilmu dan tali silaturahmi yang terjalin hari ini. Kami berharap kita bersama sama mendukung guru BK dalam menjalani tugas, membuat konsep coaching untuk menemukan potensi anak-anak."


"Dengan begitu, kita bisa mendidik anak didik jauh lebih baik. Era dimana kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), spiritual (SQ) yang dijuangkan oleh Pak Ary sejak 23 tahun lalu terus memperjuangkan membangun manusia mengakses 3 kecerdasan. Semoga bisa diimplementasikan secara luas. Tugas kita bersama, kerja keras cerdas," tutur Direktur Business Development ESQ Business School itu.


<more>


Dilanjutkan dengan Coach Ida yang mengawali sesi dengan bercerita pengalaman hidupnya ketika salah ambil jurusan saat kuliah.


"Saya belajar delapan tahun teknik mesin. Saya membahas ini sebagai latar belakang mengapa saya berhadapan dengan bapak ibu pagi ini. Saya memulai dari kesadaran, hidup saya salah jurusan. Andaikan saya bertemu dengan guru BK yang tepat, saya tidak akan salah jurusan."


Lebih lanjut, "Sampai akhirnya saya bertemu guru saya Pak Ary Ginanjar (Founder ESQ Group) dan mengenal ilmu coaching. Ternyata dengan ilmu coaching ini bisa menjadi solusi untuk meminimalisir para mahasiswa yang salah jurusan."




"Coaching bisa membuka potensi seseorang untuk memaksimalkan kinerjanya. Coaching bisa membantu mereka belajar daripada mengajar mereka," tambah sang pakar parenting itu.


Menurutnya, Coaching itu dimulai dari listening (mendengarkan, pendengar aktif yang bisa membuat coachee merasa diterima dan nyaman), asking (bertanya melalui pertanyaan powerful), dan feedback. Sehingga impact coaching adalah membawa titik saat ini kepada tujuan yang diinginkan. 


"Dengan coaching, adanya dorongan natural dari dalam, motivasi dari dalam diri, tanpa harus diceramahi. Dan kita akan belajar ini. Kita akan kombinasikan ilmu coaching dengan 3 kecerdasan seperti yang Coach Desi katakan."


"Guru BK yang hebat bukan hanya mengasah intelektual saja, tapi emosional dan spiritualnya juga," kata Ida.


Webinar tersebut menuai respon yang positif dari para peserta. Mereka memberikan testimoni dengan sangat antusias, di antaranya:


"Dari awal sudah mendapatkan inspirasi yang luar biasa sehingga memancing untuk merefleksikan diri. Setelah mendapat materi coaching, membuat saya makin tertarik belajar tentang coaching agar mampu mengimplmentasikan kepada peserta didik saya sehingga potensi mereka bisa tereksplor dengan maksimal."


"Kesan saya setelah melakukan coaching dengan coach Ida adalah semakin bersemangat, semakin yakin bahwa saya bisa, dan semakin bersyukur bahwa saat ini saya menjadi seorang guru BK yang dapat memberikan dampak positif bagi siswa siswi saya. Terima kasih coach Ida. Semoga bisa bertemu secara langsung."




"Saya sangat terkesan sekali karena membuka wawasan saya untuk menjadi guru BK yang lebih baik. Agar anak didik lebih menemukan potensinya secara maksimal dan saya jadi ingin belajar lebih dalam lagi agar lebih paham. Terimakasih bu Ida sudah menginspirasi saya yang tadinya sama sekali tidak paham tentang coach akhirnya saya mendapat pencerahan. Hati saya senang dan pingin banyak berbuat hal baik yang lebih bermakna lagi. Thanks ibu."


"Kesan saya mengikuti kegiatan hari ini tentunya sangat senang dan bahagia. Karena saya mendapatkan ilmu dan pengetahuan lebih mengenai coaching. Saya juga mampu mengevaluasi diri saya selama saya menjadi seorang guru. Ternyata masih banyak yang perlu saya benahi dari diri saya. Selain itu, saya juga jadi memikirkan apa tujuan hidup saya di tahun 2023 ini. Dengan adanya kegiatan ini juga menyadarkan saya untuk pentingnya belajar komunikasi secara efektif agar tersampaikannya maksud dan tujuan baik kita kepada orang lain."


"Kesan yang saya dapat dari pelatihan kali ini adalah sungguh luar biasa powerfull dari sebuah komunikasi dua arah yang baik dan saling membangun satu sama lain, sudah menjadi kodrat sesama manusia untuk saling membantu dan menyetarakan diri kita antar sesama manusia, serta hal baru bahwa solusi terbaik dari permasalahan yang ada di dalam diri manusia adalah yang terdekat dari diri itu sendiri, daripada memaksakan solusi yang kita pikir baik."


"Kesan selama mengikuti kegiatan coaching : mendapatkan pengetahuan baru yang sebenarnya sudah sehari hari kita temui, namun karena tidak tau ilmunya jadi tidak banyak hal yang dapat kita lakukan. Setelah mengikuti coaching ini, baru tahu bagaimana seharusnya yang kita lakukan, pertanyaan yang kita ajukan sehingga dapat menjadikan seseorang keluar dari permasalahannya dengan solusi yang dia temukan karena pendampingan yang kita berikan."


"Kesan saya: kali ini saya mengikuti seminar di mana narasumbernya berwawasan luas dan pengetahuan yang luar biasa dan sangat menyentuh materinya dalam kehidupan seorang guru BK."


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA