Jumat, H / 29 Mei 2026

Salah Satu Pendidik Setelah Join Training ESQ Peduli Pendidikan: Menjadi Role Model untuk Generasi Alpha

Sabtu 28 Feb 2026 22:52 WIB

Reporter :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, BANDUNG – Atmosfer haru dan penuh semangat menyelimuti Gedung Pusdiklat STIKes Dharma Husada Bandung pada 27-28 Februari 2026. Sebanyak 250 guru dari jenjang SD hingga SMA/SMK se-Bandung Raya berkumpul untuk satu tujuan: memperkuat fondasi karakter dan menemukan kembali makna sejati menjadi seorang pendidik melalui Training ESQ Peduli Pendidikan untuk 1000 Guru secara gratis.


Program yang diinisiasi oleh Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Jawa Barat bekerja sama dengan ESQ merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial (CSR) bagi para pejuang pendidikan.


Salah satu peserta yang merasakan dampak mendalam adalah Fauziah, seorang pendidik dari SDN 063 Kebon Gedang, Kota Bandung. Bagi Fauziah, pengalaman perdana ini meruntuhkan ekspektasi awalnya tentang pelatihan kepemimpinan biasa. 


Ia mengaku terkejut karena pelatihan ini justru menjadi perjalanan spiritual yang menyenangkan.


"Pelajaran paling berharga yang saya petik adalah bagaimana kita harus selalu mengutamakan keridaan Allah dalam setiap langkah. Sebagai pendidik, saya menyadari bahwa niat mengajar harus benar-benar ditanamkan di dalam hati hanya karena Allah," ungkap Fauziah dengan penuh haru.


Ia menyadari bahwa titik tertinggi pencapaian manusia bukanlah harta atau jabatan, melainkan cinta kepada Sang Pencipta yang diaplikasikan dalam pelayanan kepada murid-muridnya.


Fauziah juga menekankan pentingnya perubahan perilaku guru sebelum menuntut perubahan pada siswa. Ia berkomitmen menjadikan dirinya sebagai teladan (role model) yang nyata bagi anak didiknya. 


Tantangan menghadapi Generasi Alpha yang melek teknologi dan memiliki karakter unik pun ia bahas secara mendalam.


"Menghadapi Generasi Alpha menuntut kita untuk berani masuk ke dunia mereka. Kita harus mempelajari apa yang mereka alami dan sukai. Dengan mendalami dunia mereka, kita dapat melakukan pendekatan yang jauh lebih efektif, sehingga ilmu yang disampaikan dapat diterima dengan sukacita," tambahnya.


Sinergi untuk Pendidikan Indonesia


Acara Batch pertama ini resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal FKA ESQ, Gita A. Fadilla. Hadir pula memberikan sambutan hangat, Ahmad Asikin, S.Pd., M.M.Pd. selaku Kabid P3TK yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik).


Program ini merupakan komitmen jangka panjang untuk mencetak guru yang tidak hanya cerdas secara intelektual (IQ), tetapi juga matang secara emosional (EQ) dan teguh secara spiritual (SQ).


Dengan keberhasilan batch pertama ini, diharapkan virus perubahan positif dapat menular ke sekolah-sekolah di seluruh Jawa Barat, menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih humanis dan berketuhanan.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA