ESQNews.id, JAKARTA - World Health Organization (WHO) mengajak untuk turut berkontribusi terhadap masalah kesehatan mental atau kesehatan jiwa melalui tantangan bertajuk “40 Seconds of Action” atau "40 detik tindakan". Kampanye WHO ini sengaja
dikeluarkan bertepatan dengan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (internasional) yang diperingati
setiap 10 Oktober.
WHO mengatakan, tujuan kampanye itu adalah meningkatkan kesadaran masyarakat
bahwa bunuh diri adalah bagian dari masalah kesehatan global. Penting juga bagi
masyarakat untuk mencegah terjadinya bunuh diri, entah itu pada dirinya maupun
orang-orang di lingkungan sekitar.
<more>
Melansir dari akun @rimaolivia, Berikut adalah cara mencegahnya:
1. Jika kesulitan mengatasi masalah, luangkan waktu 40 detik untuk memulai
percakapan dengan seseorang yang dipercayai tentang perasaan.
2. Jika bekerja di media, buat tulisan tentang statistik 40 detik dalam
wawancara, artikel, dan posting blog.
3. Jika berprofesi sebagai atasan atau manajer, luangkan waktu 40 detik untuk
memberikan pesan positif dan dukungan kepada karyawan. Isi pesan tersebut
menyangkut sumber daya yang tersedia bagi mereka di tempat kerja atau komunitas
lokal di saat tekanan mental.
"Setiap orang dapat mengambil bagian dengan cara apapun, yang paling masuk akal
untuk mencegah bunuh diri. Cara Anda mungkin bersifat pribadi, seperti memulai
percakapan dengan seseorang yang dikhawatirkan atau membagikan pesan harapan
dengan seseorang yang sedang berjuang," tulis WHO.
Mari bersama-sama jaga teman, jaga sahabat, jaga saudara, jaga jiwa!!!