Kamis, H / 23 Juli 2026

Jamaah Gowes Takerharjo ke Gunung Lawu

Rabu 24 Jun 2026 09:23 WIB

Author :Kontributor

Tangkapan Layar

Foto: Dokumentasi Pribadi

ESQNews.id, LAMONGAN - Jamaah gowes Muhammadiyah Takerharjo Solokuro Lamongan menuju Pos 1 Wesenan 2196 mdpl Gunung Lawu, Rabu (22/4/2026).


Tujuannya dalam rangka memperhatikan kekuasaan dan kebesaran Allah. Khususnya bagaimana gunung Lawu ditegakkan?


Yakni berdiri kuat dan kokoh untuk menjadi penyeimbang agar bumi stabil dan tidak mengguncang penduduknya.


Selain itu Allah menjadikan banyak manfaat dan bahan mineral yang terkandung di dalamnya.


Jamaah berusia 35 sampai 70 tahun. Mereka terdiri dari H Kastim (1956), H Amirul Mu'minin (1961), H Kunawi (1964), H Saifudin Zuhri (1969), Abdul Halim (1970), Nurul Amin (1970), M Asyrofi (1970), Muhammad Sholih (1973).


Kemudian ada M Khozin (1973), ( Sholihul Anam (1973), H Bukhori (1973), H Mushlihin (1974), M Ridwan (1974), Imam Rosyadi (1976), Khusairi (1977), Saiful Wathon (1978), Mundarman (1980), dan Agus Veri Himawan (1991).


Jamaah tiba di lokasi yang beralamat di Jl. Sarangan Ngancar Plaosan Magetan untuk salat tahajud dan subuh di masjid An Nuur. Mundarman mengumandangkan azan. H Amirul Mu'minin mengimami salat subuh.


Berikutnya jamaah menuju Basecamp Cemoro Sewu (1.901 mdpl). Mereka membeli minum seperti air mineral, kopi, susu, jahe dan teh. Kemudian jamaah ke Area pendaftaran. Setiap jamaah membayar sepuluh ribu rupiah.


Setelah itu jamaah diarahkan oleh pembimbing fisik. Sebab jalur pendakian sekitar sejam, namun trek berbatu konstan memerlukan ketahanan fisik yang baik. Lagian barusan hujan, akibatnya batu tertutup lumpur.


Perlengkapan jamaah juga diperiksa. Jamaah dianjurkan membawa sepatu trekking atau sandal yang nyaman dan persediaan air cukup karena sumber air terbatas serta tongkat.


Jamaah pun dihimbau mematuhi kearifan lokal seperti tidak memakai baju berwarna hijau daun atau bercorak gadung melati. Lagian jamaah dilarang membuang sampah apalagi buang hajat sembarangan.


Jamaah malahan disarankan berpakaian hangat. Sebab suhu bisa di bawah 14 derajat celcius.


Selanjutnya jamaah memulai pendakian dan perjalanan santai. Mereka adalah pendaki pemula. Saban seperempat menit berhenti. Ada yang berak, pipis, duduk, istirahat, atur pernafasan atau berfoto.


Jamaah cuma puas di pos 1. Padahal masih ada beberapa Pos hingga puncak. Diantaranya Pos 2 Watu Gedeg (2.568 mdpl): Shelter. Pos 3Manis Rejo (2.795 mdpl): Pos 4 Watu Kapur (3.061 mdpl): Pos 5 JoloTundo (3.125 mdpl): Lokasi terdekat dengan puncak yang terdapat Warung Mbok Yem/Hargodilah dan Pasar Dieng.


Akhirnya jamaah bersarap nasi pecel, dadar, tempe dan kerupuk serta air mineral. Diawali bismillah dan diakhiri Alhamdulillah.


Tujuan utama makan dan minum tercapai. Jamaah mampu mengingat nikmat Allah kepada manusia, menjaga diri dari penyakit, tidak boros dan berlebihan.

 

Mushlihin 


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA