Minggu, H / 01 Maret 2026

InJourney Airports Buka Suara Soal Rencana Dedi Mulyadi Stop Dana ke Bandara Kertajati

Jumat 16 Jan 2026 14:17 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Infomjlk

ESQNews.id, MAJALENGKA — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) merespons rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang ingin menghentikan setoran modal tahunan sebesar Rp100 miliar untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. 

InJourney memperingatkan bahwa bahaya dana tersebut membahayakan operasional bandara.

Dilansir dari Viva News, Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, menjelaskan bahwa injeksi modal dari APBD sangat krusial untuk pemeliharaan fasilitas, keamanan, dan keselamatan penerbangan.

“Jika penyetoran tidak dilakukan, level layanan potensi akan turun,” ujar Arie di Bandung, Jumat (9/1/2026).

Arie tidak menampik pernyataan Gubernur bahwa Kertajati saat ini memang belum menghasilkan keuntungan. 

Namun, ia menekankan bahwa kewajiban setoran modal tersebut telah diatur dalam perjanjian antar pemegang saham (shareholders agreement). 

Sebagai solusinya, pihak pengelola kini tengah berupaya membuka rute-rute penerbangan baru untuk menghidupkan aktivitas komersial.

Sebelumnya, Gubernur Dedi Mulyadi mengkritik efektivitas anggaran operasional Kertajati yang dianggap “bakar uang” tanpa hasil nyata. 

Dedi juga menolak pola pengerahan ASN untuk mengisi penerbangan umroh yang dinilai tidak sehat secara bisnis.

Sebagai langkah radikal, Dedi berencana merekomendasikan skema “tukar kelola” kepada Pemerintah Pusat, menyerahkan Kertajati untuk dijadikan pangkalan udara TNI AU dan kawasan industri pertahanan, demi mendapatkan hak pengelolaan penuh atas Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung. [infomjlk]

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA