Senin, H / 02 Februari 2026

Hari KOSTRAD, Ary Ginanjar Sampaikan Pesan Terkait Peluru dan Corona

Jumat 06 Mar 2020 09:03 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

HUT Ke-59 Komando Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD)

Foto: dok. ESQ

"Setiap Peluru Tertulis Nama. Setiap Virus Corona Tertulis Jiwa" – Ary Ginanjar Agustian


ESQNews.id, JAKARTA – Setiap tanggal 6 Maret, diadakan perayaan hari jadi Komando Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD). Sudah 59 tahun KOSTRAD mengabdi untuk negeri. Jajaran KOSTRAD mayoritas sudah menjadi alumni ESQ.


Pernah ikuti training ESQ yang dipandu langsung oleh Ary Ginanjar beserta lisensinya. Dalam rangka hari jadi KOSTRAD, Ary Ginanjar sampaikan paparan terkait para tentara KOSTRAD. Bersumber dari postingan IG nya @ary.ginanjar.


Ada satu hal yang membuat Ary tertarik, ketika bertanya kepada salah seorang tentara anggota KOSTRAD. "Apa yang membuat tentara KOSTRAD begitu gagah berani menembus hujan peluru?"


Dia menjawab: "Pak Ary, saya percaya bahwa setiap peluru itu sudah ada namanya, meskipun sedang hujan peluru tapi kalau nama kita tidak "tertulis" pada peluru itu, maka kita akan selamat. Namun meskipun kita sembunyi tapi apabila nama kita sudah "tertulis" di peluru itu maka kita tetap akan kena peluru itu."


Oleh karena itu mereka percaya takdir Tuhan dan jadi percaya diri, seraya memohon perlindunganNya, sehingga mereka berani bertempur meskipun dihujani peluru, demi membela Bangsa dan Negara!


<more>


Nah saudaraku, begitu juga Virus Corona. Setiap satu virus itu sesungguhnya sudah membawa satu nama. Kalau nama kita sudah "tertulis" di virus corona itu, meskipun kita pakai masker 7 lapis dan cuci tangan 70 kali maka kita akan tetap terpapar.


Tapi meskipun kita masuk ke dalam rumah sakit, lalu kita bersalaman dengan 70 orang selama 7 hari 7 malam tapi kalau nama kita belum "tertulis" pada Virus Corona itu, maka kamu tetap akan selamat.


Apa pesan yang ingin saya sampaikan di sini?


Kamu tenang-tenang sajalah seperti tentara KOSTRAD itu meskipun ada serbuan Virus Corona. Tidak perlu kamu panik tapi juga tidak boleh anggap remeh Corona.


Tetaplah santuy, namun tetap waspada jaga diri, dan teruslah bekerja seraya berdoa memohon perlindungan kepada Allah Yang Maha Kuasa yang telah menulis takdir pada peluru dan corona.


Takutlah kita hanya kepada Allah Al Khofid Yang Maha Menyempitkan. Bukan takut hidup sempit karena Si COVID.


Berlindunglah kepada Allah Al Qowiy Yang Maha Kuat, bukan berlindung dari Al Covid makhluk ciptaanNya.


Semoga kita semua tetap tenang, santuy, bahagia, produktif dan selamat hingga badai COVID reda, Aamiin.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA