Senin, H / 02 Februari 2026

BUKA MATA!

Selasa 12 Jun 2018 10:05 WIB

-

Seorang pria melompat dari lantai 3 Masjidil Haram, Makkah.

Foto: Istimewa


Ary Ginanjar Agustian*

ESQNews.id, JAKARTA - Mendengar Kate Spade pemilik tas kesohor merek Kate Spade dan pemilik jaringan toko yang berjumlah 170 di seluruh Amerika dan 150 toko di luar Amerika meninggal gantung diri kita masih mampu merasa maklum. Namun melihat tayangan seorang lelaki bunuh diri di dalam Masjidil Haram dengan cara meloncat dari lantai tiga di depan Ka'bah sangat menyentak kita.


Mengapa ? Karena ia bunuh diri di tempat pusat ajaran Tauhid Ibrahim Alaihisalam. Bunuh diri adalah puncak keputus-asaan, putus asa atas kehilangan sesuatu yang digantungkan. Merasa putus harapan secara ekonomi, putus harapan keluarga, putus harapan kesehatan, putus harapan masa depan atau putus harapan cinta, atau sering diucapkan putus segala harapan. 


Hal ini bisa dimaklumi apabila  terjadi kepada Spade, Robbin William dan Kurt Cobain, karena memang kehidupan mereka memang tergantung hal-hal duniawi diatas.


Ini menjadi sangat memukul kesadaran diri kita apabila bunuh diri ini dilakukan di depan Ka'bah yang mendidik dan mengajarkan tauhid. Prinsip Tauhid  yang dilambangkan dengan Ka'bah untuk mengabadikan kisah penyembelihan Ismail Alaihisalam oleh Ibrahim Alaihisalam supaya menjadi pesan agar manusia tidak menuhankan apapun dan siapapun selain dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.


Saya yakin dan percaya semua fenomena  bisa terjadi hanya atas izin Allah agar kita baca dan jadikan pelajaran agar kita melihat ke dalam diri kita, keluarga kita dan masyarakat kita. Apa yang sebenarnya sedang terjadi?


Oleh karena itu, sepatutnya kita renungkan fenomena ini, yang laksana gunung es, nampak diluar kecil namun memiliki lebih banyak makna tak terlihat. Bunuh diri itu baru puncaknya saja yang terlihat di permukaan, sedangkan di bawah laut yang tidak terlihat jauh lebih besar dan jauh lebih memprihatinkan lagi.


Sepatutnya kita mulai meninjau ulang cara dan metode pengajaran agama agar bukan hanya ritualnya semata akan tetapi nilai-nilai substansial, pesan dibalik ibadah ritual yang selalu kita dilakukan. TAUHID!


*Pakar Pembangunan Karakter, CEO ESQ Leadership Center, Pimpinan ESQ Group.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA