Senin, H / 13 April 2026

Warna Warni Logat Sunda Majalengka di Persimpangan Budaya Jawa Barat

Rabu 18 Mar 2026 11:53 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Infomjlk

ESQNews.id, MAJALENGKA - Penggunaan bahasa Sunda di Majalengka memiliki karakteristik yang berbeda dengan kawasan Priangan. Masyarakat cenderung mengesampingkan aturan undak usuk basa atau tingkatan kesopanan bahasa yang kaku.


Obrolan keseharian warga lebih banyak menggunakan ragam loma yang lugas. Pola komunikasi tanpa sekat hierarki ini membentuk interaksi sosial yang lebih setara antarlapisan masyarakat.


Ciri khas lain dari bahasa Sunda di wilayah ini terletak pada perbedaan nada bicara dan logatnya. Menariknya, logat ini tidak seragam di seluruh daerah karena beberapa wilayah kerap memiliki ayunan nada bicaranya masing-masing.


Sebagai contoh, ketika memasuki kawasan utara seperti Jatitujuh, Ligung, atau Sumberjaya, logat warganya memiliki irama sendiri akibat persinggungan letak geografis dengan budaya pesisir.


Kondisi yang berbatasan langsung dengan Cirebon dan Indramayu tersebut, terkadang memengaruhi pemilihan kosakata yang digunakan. Warga di daerah perbatasan, terbiasa mencampur bahasa Sunda dengan serapan bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari.


Keberagaman logat antarwilayah serta pemakaian bahasa yang apa adanya, menjadi identitas kultural Majalengka sebagai daerah dengan bahasa Sunda yang cair, praktis, dan egaliter. (infomjlk)


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA