Senin, H / 13 Juli 2026

Perkuat Karakter dan Karier Mahasiswa KIP Kuliah, LLDIKTI Wilayah III Gandeng Universitas Ary Ginanjar Hadirkan Inovasi TalentDNA

Sabtu 27 Jun 2026 18:15 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Dok. UAG University

ESQNews.id, JAKARTA — Kuliah bukan sekadar rutinitas masuk kelas demi mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Di tengah ketatnya persaingan dunia kerja, mahasiswa dituntut untuk mengenali potensi diri, membangun jejaring (networking), serta memiliki integritas moral yang kokoh.


Merespons tantangan tersebut, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III bekerja sama dengan Universitas Ary Ginanjar (UAG University) menggelar event bertajuk "Penguatan Prestasi dan Karier Mahasiswa Penerima KIP Kuliah bagi Perguruan Tinggi di Wilayah LLDIKTI 3".


Acara ini berlangsung khidmat di Auditorium Universitas Ary Ginanjar, Menara 165, Jakarta Selatan, pada Kamis, 25 Juni 2026.




Hadir langsung untuk membuka acara, Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., memberikan motivasi membakar semangat di hadapan ratusan mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.


"Pemerintah mendorong semua anak bangsa untuk bisa melanjutkan studinya. Kami berpesan kepada adik-adik, jangan sia-siakan kesempatan ini. Kesempatan ini sangat langka, tidak semua anak bangsa mendapatkan beasiswa KIP Kuliah. Banyak yang mengajukan, sementara kuota terbatas. Beruntunglah Anda," ujar Dr. Henri.


Inovasi TalentDNA: Kompas Penunjuk Arah Generasi Emas


Lebih lanjut, Dr. Henri menegaskan bahwa pintar secara akademik saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan karakter dan integritas. 


Menurutnya, kelemahan terbesar lulusan perguruan tinggi saat ini sering kali terletak pada aspek tersebut. 




Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi TalentDNA yang diinisiasi oleh pendiri UAG University, Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian.


"Pintar secara akademik saja tidak cukup jika tidak memiliki karakter. Dunia usaha dan industri sangat membutuhkan lulusan yang berkarakter dan berintegritas. 


Melalui TalentDNA, mahasiswa bisa tahu di mana talenta mereka agar tidak salah melangkah di masa depan. 


Inovasi dari Ary Ginanjar University ini sangat excellent dan sangat layak diimplementasikan di seluruh Indonesia," tambah Dr. Henri, yang juga berencana mengenalkan sistem ini kepada pegawai di lingkungan LLDIKTI III.




Senada dengan hal tersebut, Rektor UAG University & ESQ Business School, Dyah Utami Aryanti, S.S., M.Ed., M.M., menjelaskan visi besar di balik kolaborasi ini. Ia menekankan pentingnya keseimbangan tiga kecerdasan: intelektual, emosional, dan spiritual.


"Pak Ary Ginanjar bercita-cita membangun manusia yang cerdas intelektual, emosional, dan spiritualnya. Kuliah itu membuka informasi dan kesempatan ke area yang belum kalian tahu. 


Kalau tidak bergaul dan berteman, tidak akan tahu ada peluang seperti beasiswa KIP ini. Itu namanya kecerdasan emosi. Namun, tidak boleh curang. Di situlah pentingnya kecerdasan spiritual agar kita melangkah dengan integritas tanpa merugikan orang lain," papar Dyah.


Bekal Tiga Pilar Sukses dari Para Pakar


Dalam sesi diskusi, mahasiswa dibekali peta jalan sukses oleh sejumlah narasumber kompeten. 


Trainer ESQ, Muhammad Nadzar Akbar, S.Ag., mengupas tuntas konsep TalentDNA Mastery yang terdiri dari tiga pilar utama: D (Drive sebagai bensin/penggerak), N (Network untuk menjalin hubungan), dan A (Action untuk bergerak mengeksplorasi kemampuan).


Sementara itu, Tim Pakar Kemahasiswaan Kemendiktisaintek, Dr. Ir. Wachyu Hari Haji, S.Kom., M.M., menantang mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman demi mengejar prestasi di ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres). 


"Saya mencari bibit unggul yang tidak biasa. Orang-orang luar biasa yang menjuarai kompetisi dan memiliki nilai sosial tinggi. Kita akan pertemukan mereka dengan tokoh-tokoh hebat di Indonesia," tegasnya.


Peluang global juga dipaparkan oleh Rektor Cakrawala University sekaligus Alumni Bidikmisi/LPDP, Alim Anggono, S.Psi., M.S.Ed.


Ia membuka wawasan baru bahwa melanjutkan studi ke luar negeri sebenarnya memiliki peluang terbuka lebar yang sering kali belum diketahui mahasiswa. 


"Faktanya, terkadang lebih gampang mendaftar kampus di luar negeri dibanding dalam negeri karena banyak masyarakat internasional yang dibuka peluangnya," jelas Alim.


Dampak Nyata bagi Mahasiswa


Melalui fasilitas uji coba gratis TalentDNA yang disediakan UAG University, para mahasiswa mengaku mendapatkan insight yang sangat spesifik dan personal mengenai masa depan mereka:


Citra Putri Nabilah (STMIK Jayakarta) katakan "Lewat TalentDNA, aku jadi tahu diri aku secara spesifik. Ternyata tipe aku banget itu Perfeksionis. Aku jadi tahu bagaimana mengatur jadwal dan memastikan semuanya berjalan rapi."


Muhammad Fabian Syahrezky (Universitas Agung Podomoro) ungkapkan, "Awalnya saya kurang percaya diri. Setelah mencoba TalentDNA, saya tahu kepribadian saya adalah Strategizer. Saya suka mengatur strategi dan memosisikan diri sebagai pengawas yang memberikan solusi."


Maudi Pitriani (Institut Teknologi PLN) tuturkan "Sebagai penerima KIPK, ini sangat bermanfaat bagi karier dan personal agar lebih grow up. Ditambah lagi, dengan adanya TalentDNA. DNA saya ternyata kuat di Caring (peduli) dan Public Speaking, ini memicu saya untuk terus berkembang."


Melalui ruang diskusi yang tepat ini, LLDIKTI Wilayah III bersama UAG University berharap para mahasiswa penerima KIP Kuliah tidak hanya unggul di dalam kelas, tetapi siap bertransformasi menjadi pilar-pilar Generasi Emas Indonesia yang tangguh, berdaya saing global, dan berintegritas tinggi.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA