Rabu, H / 17 April 2024

Pendapat Ahli, Saffron Berkhasiat Atasi Depresi

Selasa 05 Nov 2019 16:35 WIB

Reporter :AA

Saffron

Foto: indiamart


Seorang peneliti di Universitas Murdoch mengatakan safron dapat mengurangi gejala depresi sekitar 21 hingga 41 persen


ESQNews.id - Para ilmuwan menyatakan bahwa safron yang digunakan dalam berbagai bidang seperti kosmetik, obat-obatan dan makanan itu juga dapat digunakan untuk mengurangi depresi.


Kantor berita China, Xinhua melaporkan sebuah penelitian di Australia menyimpulkan bahwa safron adalah salah satu tanaman termahal di dunia, yang mana dapat menyembuhkan depresi ketika digunakan dengan antidepresan farmasi.


Adrian Lopresti, seorang peneliti di Universitas Murdoch, mengatakan pihaknya menemukan orang yang menggunakan safron yang memiliki efek plasebo dapat mengurangi gejala depresi sekitar 21 hingga 41 persen dalam penelitiannya.

<more>

Plasebo adalah istilah obat yang dibuat tanpa bahan kimia, yakni sebuah pengobatan yang tidak memiliki dampak yang bertujuan untuk mengontrol efek dari pengharapan.


Lopresti mengungkapkan bahwa safron telah diidentifikasi memilki banyak manfaat.

"Dalam pengamatan kami, kami melihat perbaikan dalam kualitas tidur, motivasi, keinginan untuk beraktivitas dan tingkat kesenangan yang dicapai dalam berkegiatan," ujar dia. Meski begitu, para ahli menjelaskan bahwa konsumsi safron berlebihan mungkin tidak baik untuk kesehatan mental seseorang, tetapi mereka menekankan perlunya melakukan studi lebih lanjut untuk mencapai hasil yang pasti.


Safron, rempah-rempah termahal di dunia yang dijuluki “emas merah” itu dijual dengan kisaran harga sekitar USD3 ribu setiap kilogram.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA