Selasa, H / 02 Juni 2026

Masuk FYP Tiktok, Sedjati Coffee Hadirkan Tren Baru Tempat Nongkrong Otentik di Jantung Majalengka

Kamis 30 Apr 2026 03:57 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, MAJALENGKA — Lanskap industri kreatif dan kuliner di Kabupaten Majalengka semakin bergeliat. Menjawab tingginya pertumbuhan pasar dan permintaan ruang komunal berkualitas, Sedjati Coffee resmi melaksanakan soft launching pada 29 April 2026. Sedangkan untuk Grand Launchingnya akan digelar pada tanggal 15 Mei 2026.


Berlokasi strategis di pusat kota, tepatnya di Jl. Raya K.H. Abdul Halim No. 165, kedai kopi bernuansa modern-futuristik ini langsung mencuri perhatian dan siap menjadi episentrum baru bagi anak muda, pekerja kantoran, hingga keluarga.


Dibalik konsepnya yang matang, Sedjati Coffee diinisiasi oleh seorang pemuda sekaligus alumni program Second Generation ESQ Business School yakni Gilang Permana Putra.


Di sisi operasional dan produk, Gilang mengajak Muhamad Wijanarko yang juga alumni program Second Generation ESQ Business School untuk berkolaborasi dan bertindak sebagai motor penggerak area Research & Development (R&D).


Melalui program pendidikan khusus yang melatih para penerus bisnis agar matang secara kepemimpinan, emosional, hingga spiritual tersebut, keduanya berkolaborasi melahirkan sebuah bisnis yang tidak sekadar mengejar profit, melainkan membawa dampak sosial yang nyata bagi perekonomian lokal.


Lebih dari Kedai Kopi: Sebuah "Rumah Singgah Emosional"


Bagi Gilang Permana Putra selaku konseptor bisnis Sedjati Coffee, kopi hanyalah sebuah perantara. Ambisi utamanya adalah membangun sebuah tempat singgah yang tulus dan bermakna bagi setiap pengunjung.


"Tempat ini berdiri bukan semata-mata karena kopinya, tetapi karena niat kami untuk menghadirkan ruang yang bermakna. Kami ingin menciptakan tempat di mana orang tidak hanya mampir, tetapi merasa diterima, merasa tenang, dan merasa seperti pulang," tutur Gilang hangat.


Filosofi mendalam ini tecermin dari ekosistem nama yang dibangun. Sedjati Coffee mengibaratkan kedai mereka sebagai Rumah Sejati. Tim operasional di dalamnya disebut sebagai Keluarga Sejati, sedangkan para pelanggan dipeluk erat dengan sebutan Teman Sejati.


Komitmen ini lahir dari refleksi personal Gilang yang menyadari bahwa saat didera penat, stres, atau duka, rumah sendiri pun terkadang belum tentu menjadi solusi utama.


Di momen-momen seperti itulah, kehadiran seorang teman yang siap mendengarkan tanpa menghakimi menjadi sangat berarti.


Komitmen emosional tersebut diwujudkan secara nyata melalui standardisasi pelayanan lewat Barista Memory Program.


Melalui program ini, para barista dilatih secara khusus untuk mampu menghafal nama, kebiasaan, hingga detail pesanan favorit pelanggan setianya hanya dalam waktu satu bulan demi memberikan pendekatan yang sangat personal (personalized).


Strategi Menu Premium yang Dinamis dan Kontrol Kualitas Ketat


Dikatakan oleh Wijanarko dengan sapaan akrab Arko, Sedjati Coffee mengkurasi menu berkualitas tinggi dengan menggunakan 100% biji kopi Arabika yang dibagi ke dalam dua karakter rasa yang kontras yaitu Karakter Fruity (Perpaduan apik Arabika Pangalengan dan Gayo dengan catatan rasa (notes) jeruk sitrus yang segar dan bersih (clean up).


Lalu ada Karakter Bold yaitu berbasis biji kopi Mandailing yang berkarakter kuat (strong dan pekat) untuk memanjakan pencinta kopi "kencang".


Menu-menu kekinian yang dikemas apik, Sedjati Coffee mengunggulkan es kopi susu Sahabat Sejati sebagai produk inti, bersanding dengan menu unik lain seperti Dirty Latte, Montblanc, Magic, hingga pilihan non-kopi premium seperti Matcha Latte berbasis ceremonial grade.


Di lini makanan ringan, menu penutup signature mereka, Banana Pudding (tersedia varian Original, Matcha, dan Chocolate) serta aneka pastry seasonal menjadi pendamping sempurna tanpa harus menyediakan makanan berat, menjaga atmosfer kedai tetap kondusif untuk bersantai maupun Work From Cafe (WFC).


Keandalan rasa ini dikawal ketat oleh manajemen melalui sistem pengawasan produk yang dilakukan setiap 4 jam sekali untuk mengecek ulang kondisi bahan baku demi konsistensi rasa yang mutlak.


Desain Interior Futuristik yang Ramah WFC dan Bebas Asap Rokok


Membidik kenyamanan menyeluruh panca indra, Sejati Kopi menghadirkan ruang komunal berkapasitas 18 hingga 22 orang dengan interior yang cerdas dan adaptif.


Area bar sengaja diberi sorotan utama (highlight) lewat pencahayaan tegas untuk membangun komunikasi yang intim antara barista dan konsumen.


Sebaliknya, area dining (ruang duduk) dibuat dengan pencahayaan yang lebih tenang guna menghormati ruang pribadi pelanggan.


"Di Sedjati Coffee buka setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 22.00 WIB. Dan seluruh area parkir disediakan secara gratis bagi pengunjung, dengan rentang harga menu yang sangat kompetitif berkisar antara Rp20.000 hingga Rp35.000 saja," ujar Arko.


Melangkah Bersama Memajukan Ekonomi Daerah


Melalui skema soft launching ini, Sedjati Coffee fokus mematangkan alur kerja operasional dan menjaga kualitas pelayanan yang intim bersama para pelanggan mula mereka.


Sebagai bentuk apresiasi, selama masa uji coba ini Sedjati Coffee membagikan free tester untuk menu signature banana pudding mereka kepada pengunjung.


Dengan hadirnya Sedjati Coffee, Gilang dan Wijanarko berharap dapat ikut berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan membuka lapangan pekerjaan baru di Kabupaten Majalengka.


Kedai kopi ini diproyeksikan tidak hanya sebagai tempat melepas dahaga, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang mampu merangkul UMKM lokal lainnya untuk sama-sama bertumbuh dan berkarya.


"Harapan saya untuk semua pelaku UMKM dan industri kreatif adalah untuk terus berinovasi, karena masyarakat selalu butuh sesuatu yang segar dan kreatif.


Kita tidak akan terlihat kalau berjalan sendiri. Penting bagi kita untuk saling berkontribusi dan berkolaborasi agar bisa sama-sama berkarya di industri ini.


Untuk Kopi Sedjati sendiri, semoga tempat ini bisa terus berkembang lebih besar, memberikan yang terbaik, dan membawa manfaat nyata bagi lingkungan sekitar," pungkas Wijanarko optimis.


Dari FYP TikTok ke Secangkir Kehangatan di Sedjati Coffee


Satu hal yang menjadi daya tarik dan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat, khususnya 3 sekawan bernama Elsi, Neneng, dan Ida adalah komitmen tegas Sedjati Coffee sebagai kawasan bebas asap rokok (no smoking) di dalam ruangan dan tanpa alunan live music.


Konsep ini sengaja diterapkan untuk menjaga udara tetap bersih sehat, sekaligus menciptakan ruang yang aman, tenang, dan kondusif untuk bertukar cerita atau fokus bekerja.


Perkenalan mereka dengan Sedjati Coffee terbilang unik. Bermula dari ketidaksengajaan seminggu lalu saat mereka selesai menyantap makanan di dekat kawasan GGM, mata mereka tertuju pada sebuah bangunan yang sedang dalam proses penyelesaian dengan logo kopi yang estetik.


Rasa penasaran itu kian memuncak ketika beberapa hari kemudian, visual Sedjati Coffee berseliweran di For Your Page (FYP) TikTok mereka. Tanpa pikir panjang, video tersebut langsung dibagikan di grup obrolan.


"Kami langsung share dan sepakat untuk hangout ke sini. Benar-benar penasaran dengan menunya, rasanya, dan seperti apa tempatnya," ujar Elsi antusias.


Kesan Pertama


Langkah pertama memasuki Sedjati Coffee langsung disambut dengan impresi yang hangat. Sebagai pelanggan yang baru pertama kali berkunjung, mereka sempat kebingungan mengenai alur pemesanan. Namun, kesigapan para staf bar langsung mencairkan suasana.


"Pelayanannya masya Allah, ramah-ramah sekali. Kami sempat bingung mau pesan apa dan bagaimana prosedurnya, tapi dari depan sudah langsung disambut, diarahkan, dan diberikan rekomendasi menu yang bagus," ungkap Neneng.


Menariknya, meski momen kunjungan mereka bertepatan dengan masa "tanggal tua" di akhir bulan, ketiganya kompak sepakat bahwa harga yang ditawarkan Sedjati Coffee masih sangat ramah di kantong dan terjangkau untuk kualitas hidangan yang premium.


Karena pengalaman berkesan ini, mereka tidak ragu untuk membagikan momen kunjungan tersebut ke media sosial mereka. Bagi mereka, merekomendasikan tempat sekondusif ini kepada teman-teman yang suka ngopi dan nongkrong adalah hal yang menyenangkan.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA