ESQNews.id, JAKARTA - Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB) Indira Estiyanti Nurjadin mengatakan bahwa kenaikan harga tiket Museum Nasional salah satunya bertujuan untuk meningkatkan layanan bagi pengunjung.
“Layanan harus makin baik, itu komitmen. Jadi pada titik yang sekarang ini kami berupaya konsisten dengan keputusan tersebut, tarif tiket naik tapi fasilitas dan pengalaman pengunjung harus terasa improvement-nya,” ujar Esti saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Selasa.
Esti lantas mengapresiasi atas perhatian publik terkait kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional.
“Kami memahami dan berterima kasih atas perhatian publik yang demikian besar pada Museum Nasional,” katanya pula.
Adapun pengelola memutuskan telah menaikkan harga tiket masuk ke Museum Nasional Indonesia, yakni bagi pengunjung dewasa dari Rp25.000 menjadi Rp50.000 mulai 1 Januari 2026.
Hal tersebut menurutnya telah melalui pertimbangan yang matang. Sebelumnya, ia menyampaikan bahwa pengelola perlu menaikkan tarif masuk ke Museum Nasional Indonesia agar bisa melakukan upaya pemeliharaan koleksi sesuai standard.
“Penyesuaian tarif dilakukan agar Museum Nasional Indonesia dan koleksinya dapat terus dirawat sesuai standar pemeliharaan internasional serta tetap menjadi ruang yang nyaman dan bermakna bagi masyarakat,” katanya. [Jktinfo]
Ia juga menyebut pengelola Museum Nasional Indonesia mengemban tugas untuk menjaga warisan arkeologi, sejarah, etnografi, dan numismatika Indonesia.
Sebagaimana pengelola museum yang lain, pengelola Museum Nasional Indonesia mengandalkan dana dari pemerintah, filantropi, dan tiket pengunjung untuk melakukan pemeliharaan koleksi dan memberikan pelayanan kepada publik.
Kementerian Kebudayaan sebagai penanggung jawab institusi Museum Cagar Budaya, termasuk Museum Nasional Indonesia, telah memutuskan menaikkan tarif tiket masuk museum mulai tahun 2026.
Namun demikian, kebijakan tarif khusus tetap diberlakukan bagi penyandang disabilitas, warga berusia di atas 60 tahun, serta pemegang KIP dan KIP Kuliah.
Dana dari penjualan tiket masuk ke museum digunakan untuk mendukung upaya pemeliharaan koleksi museum dan penyelenggaraan pelayanan bagi pengunjung museum.