Senin, H / 02 Februari 2026

Figuritas Ary Ginanjar Agustian di ESQ Leadership Center

Selasa 14 Jan 2020 10:10 WIB

Author :Redaksi

Dr. (HC) Ary Ginanjar Agustian.

Foto: dok.ESQ

ESQNews.id - Saya termasuk orang yang memperhatikan perkembangan ESQ, walaupun belum mengikuti training. Saya menyimpulkan bahwa ESQ sangat tergantung kepada Pak Ary. Figuritas Pak Ary sangat berpengaruh. Saya khawatir ini akan merugikan ESQ. Mohon penjelasannya.


Ary Ginanjar Menjawab: Terima kasih atas perhatian Anda kepada ESQ. Pertanyaan Anda bisa jadi menjadi pertanyaan orang lain yang jumlahnya tidak sedikit. Bagi saya, itu merupakan masukan dan bentuk kepedulian terhadap ESQ.


Perlu diketahui, salah satu indikator tidak besarnya peran saya adalah dalam hal mengisi kelas training. Sekarang, saya hanya mengisi kelas training eksekutif (saat ini ESQ New Chapter), Quantum Excellence, 3.0 Coaching dan Transformational Leadership yang jadwalnya 3 bulan sekali di Jakarta. Itu artinya hanya beberapa dari puluhan jenis training di ESQ.


Ini karena sejak awal saya memang tidak menghendaki adanya ketergantungan ESQ kepada saya. Untuk itu, kami di ESQ LC membuat sistem dan berbagai modul, sehingga semua kegiatan akan berjalan sesuai dengan sistem dan modul-modul yang sama. Dengan demikian, seluruh training ESQ, sesungguhnya bisa berjalan sesuai dengan modul yang sudah saya rancang, tanpa harus melibatkan diri saya secara langsung.

<more>

Juga, ESQ telah menyiapkan dan mendidik kader-kader untuk menjadi trainer yang handal. Mereka dilatih dengan modul yang sama dengan sistem komputerisasi berikut fasilitas 'laboratorium' yang memadai. Ini diperlukan untuk memastikan standarisasi kualitas trainer dan penyajian materinya. Sehingga para kader bisa menjadi trainer sesuai modul. Dengan cara ini, ESQ tidak lagi tergantung pada saya, insya Allah.


Hingga sekarang, ada puluhan trainer dan asisten trainer yang siap mengisi kelas di seluruh Indonesia dan luar negeri. Dengan kaderisasi ini, insya Allah ESQ akan terus berkembang dan nilai 165 akan terus tersebar, jika nanti saya dipanggil Allah SWT. Amin.


Artikel ini telah terbit di buku "Mengapa ESQ". - 2008


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA