ESQNews.id, JAKARTA - Beragam peserta dari Rumah Sakit Daerah hadir dalam sesi webinar nasional yang digelar oleh ARSADA (Asosiasi Rumah Sakit Daerah) bersama dengan ACT Consulting International pada hari Selasa, 13 Februari 2024.
Webinar nasional tersebut mengangkat tema spesial yakni Tingkatkan Daya Saing RSD Berbasis Core Values BerAKHLAK yang diisi oleh Dr. Drs. Horas Maurits Panjaitan, M.Ec.Dev (Plh. Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri) dan juga Dr. dr. Kusnanto Saidi M.A.R.S (Direktur RSUD Dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi), Dr. Zainoel Arifin (Ketua Umum ARSADA), serta materi dibawakan langsung oleh Ary Ginanjar Agustian (Founder ACT Consulting International).
Berjalan selama 1 jam 30 menit, terhitung sejak 8.30 WIB sampai 11.00 WIB, webinar nasional tersebut dihadiri oleh para direktur rumah sakit daerah, tim SDR/HR/HC/Budaya rumah sakit daerah melalui kanal zoom meeting menyimak materi mengenai pentingnya budaya RSD sebagai pondasi pelayanan dan kinerja di RSD.
Saat ini, pasien di Indonesia memiliki jumlah yang cukup banyak untuk berobat ke luar negeri, dilansir dari CNBC pada tahun 2023.
Sedangkan menurut Kementerian Luar Negeri, berobat ke luar negeri bisa menjadi bentuk pemborosan devisa dan indikator kurangnya investasi pada sektor Kesehatan nasional.
Oleh karena itu pentingnya peningkatan kompetensi dan kualitas SDM, serta pelayanan rumah sakit yang efektif dan efisien menjadi hal sangat penting untuk ditanamkan kepada seluruh pegawai instansi rumah sakit.
Peningkatan kompetensi, kualitas SDM, serta pelayanan rumah sakit perlu ditanamkan agar menjadi nilai-nilai pribadi yang tidak cukup disampaikan secara IQ (kecerdasan intelektual) saja karena pada akhirnya hanya akan menjadi sebuah pengetahuan.
Nilai-nilai tersebut harus ditanamkan menyandingkan EQ (kecerdasan emosional) dan SQ (kecerdasan spiritual) agar masuk ke dalam belief system karyawan sehingga saat mereka menjalankan nilai-nilai mulia tersebut bukan lagi antara dirinya dengan perusahaan/organisasi namun antara dirinya dengan sesuatu yang diyakininya sebagai sebuah kebenaran hakiki.
Dengan demikian, maka mereka memiliki motivasi internal untuk menjalankan nilai-nilai organisasi tersebut.
Oleh karena itu, Webinar nasional ini merupakan jembatan dalam pengembangan kapasitas dan pelayanan SDM di Indonesia dapat lebih baik dan menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK untuk seluruh pegawai di instansi Rumah Sakit.
Bagi RSUD Dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi, values juga menjadi peran penting sebagaimana Direktur Kusnanto Saidi menjelaskan,
“Kami memiliki motto dari singkatan RSUD yakni, Ramah Sigap Unggul Dipercaya.
Motto ini selalu kami gaungkan pada saat kegiatan maupun saat apel pagi sebagai penyemangat agar selalu diingat dan diterapkan sehingga menjadi budaya kerja.”
Direktur Kusnanto Saidi juga menjelaskan metode yang diterapkan adalah 3T yakni Terpaksa (saat awal perubahan, pasti ada yang merasa terpaksa), Terbiasa (setelah terbiasa, tanpa disadari akan menjadi terbiasa menjalankan dengan ikhlas), Terasa (setelah terbiasa, maka manfaatnya bisa dirasakan).
Begitu pula dengan BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang kini menjadi fondasi bagi ARSADA.
<more>
Seperti yang diucapkan oleh Ary Ginanjar, Founder ACT Consulting International yang juga sebagai seorang motivator nasional,
“Bahwa yang membuat rumah sakit atau organisasi atau bahkan negara dapat bertahan hingga 100 tahun lamanya adalah fondasi, maka perkuat fondasinya.”
Sehingga, BerAKHLAK menjadi jawaban atas bagaimana ARSADA ingin meningkatkan daya saing rumah sakit daerah, dengan memperkuat fondasi yakni corporate culture atau budaya kerja perusahaan.
Bukan teknologi yang canggih yang dapat membuat rumah sakit berdiri selama 100 tahun, bukan sistem politik atau ekonomi. Namun, ada budaya kerja yang dapat terus eksis hingga 100 tahun lamanya, merawat dan meningkatkan kualitas rumah sakit.





