ESQNews.id, JAKARTA - Sebuah momentum bersejarah penuh inspirasi dan penguatan moral terjadi di Universitas Jayabaya. Dalam upaya mempertahankan predikat ‘Unggul’ yang baru diraih setelah 60 tahun penantian, Universitas Jayabaya menggelar Lokakarya akbar bertajuk “Penguatan Kepemimpinan Akademik dan Manajerial untuk Pencapaian Visi Universitas Jayabaya.”
Acara ini bukan sekadar pelatihan biasa. Seluruh Dekan dan Ketua Program Studi, para pemimpin yang memegang kendali masa depan akademik turut hadir untuk mendapatkan pencerahan spiritual dan integritas dari sosok yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pembangunan karakter bangsa: Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, Pendiri ESQ Corp.
Lokakarya yang diselenggarakan pada 18 November 2025 di Ruang Seminar Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher, SH, MH, Universitas Jayabaya, Pulomas, Jakarta Timur, ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.H., Rektor Universitas Jayabaya.
Total 76 peserta dari jajaran pimpinan inti, termasuk Dr. Yuhelson, S.H., M.Kn. selaku Direktur Program Pascasarjana, larut dalam sesi yang penuh makna.
Dalam paparannya yang memukau dengan tema “Kepemimpinan Berkarakter dan Etos Kerja Unggul dalam Mewujudkan Profesionalisme Akademik,” Ary Ginanjar Agustian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
“Selamat kepada Universitas Jayabaya atas pencapaian Akreditasi Unggul. Sebuah prestasi luar biasa yang menjadi bukti nyata komitmen panjang dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membangun peradaban bangsa.
Ini adalah hasil dari integritas dan komitmen yang tak pernah padam,” ujar Ary Ginanjar, menggetarkan semangat hadirin.
Namun, pencapaian tertinggi seringkali adalah tantangan terbesar. Rektor Prof. Fauzie Yusuf Hasibuan menyampaikan tiga harapan besar yang menjadi alasan utama lokakarya ini, termasuk perlunya mempertahankan predikat unggul dan mengatasi “GAP Komunikasi” lintas generasi.
Menjawab tantangan tersebut, Ary Ginanjar Agustian secara lugas membongkar lima prinsip fundamental yang menjadi kunci emas untuk menjaga dan memperkuat fondasi Akreditasi Unggul ini, yang ia sebut sebagai 5G Leadership (The Five Golden Principles of Leadership):
* Grand Why, Misi Besar: Menetapkan tujuan utama yang melampaui kepentingan pribadi, berfokus pada visi besar universitas sebagai kontributor peradaban.
* Gift, Talenta: Kepemimpinan sejati adalah mengenali dan memberdayakan talenta (anugerah) yang dimiliki oleh setiap individu dalam organisasi.
* Grind, Kedisiplinan: Konsistensi, etos kerja, dan kedisiplinan tanpa batas dalam menjalankan amanah akademik.
* Growth Mindset, Cara Berpikir Positif: Menggantikan pola pikir kaku dengan semangat belajar, adaptasi, dan melihat tantangan sebagai peluang, sangat penting untuk menjembatani gap antargenerasi.
* Great Hope, Visualisasi Impian: Kepemimpinan harus selalu membawa harapan besar, memvisualisasikan masa depan unggul, dan menularkan energi positif ini kepada seluruh sivitas akademika.
Melalui 5G Leadership ini, Ary Ginanjar menekankan bahwa tantangan perbedaan generasi bukanlah hambatan, melainkan peluang untuk mengimplementasikan visi dan misi organisasi secara sinergis melalui integrasi karakter dan spiritualitas.
Lokakarya ini menjadi pencerahan dan penguatan moral yang mendalam, menegaskan bahwa kepemimpinan akademik di Universitas Jayabaya kini tidak hanya didasarkan pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada spiritualitas dan integritas sebagai bekal untuk terus melahirkan generasi unggul bagi Indonesia.





