ESQNews.id, JAKARTA - Pada hari Minggu, 1 September 2024 UAG University dan ESQ Business School resmi me-launching ESQ Bisa Kerja untuk menjawab tantangan pengangguran di Indonesia.
Peluncuran ini dilaksanakan menjadi bagian dari moment Training ESQ 165 batch 200 yang digelar selama 3 hari di Menara 165 bersama Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian.

Menurut data International Monetary Fund (IMF) Indonesia menjadi negara dengan tingkat pengangguran tertinggi di antara 6 negara ASEAN lainnya. Mereka tidak sekolah, tidak kuliah dan tidak bekerja.
Faktanya Generasi Z menjadi penyumbang terbesar angka pengangguran pada tahun 2024. Untuk itu, ESQ Bisa Kerja menjawab keprihatinan atas 9,9 juta Gen Z yang menganggur. Maka tagline ESQ Bisa Kerja yaitu jadi solusi yang tepat, sukses karir tanpa terhambat.
"Saat ini kita menghadapi tantangan zaman yang luar biasa. Banyak orang yang sudah kuliah, tapi tidak diterima bekerja. Kemudian mengambil vokasi, itupun ternyata banyak yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh lapangan," ujar Ary Ginanjar dalam tayangan video.
Lebih lanjut, "Oleh karena itu, ESQ Bisa Kerja mengeluarkan skill-skill yang benar-benar sangat practical, yang sangat mikro.
Sehingga generasi muda mampu memiliki ilmu pengetahuan yang cepat dan tepat untuk bisa kerja dan sekaligus bisa untuk berusaha sendiri. Selamat datang di ESQ Bisa Kerja."
<more>
Selanjutnya, dijelaskan lebih rinci mengenai platform online digital learning yang bernama ESQ Bisa Kerja oleh Mariah (Dosen Pembimbing Kelas Wirausaha Prodi Bisnis Manajemen) dihadapan 600 peserta training.
ESQ Bisa Kerja hadir memberikan virtual training yang dapat diakses selamanya atau lifetime, sehingga memungkinkan untuk belajar mengasah skill kapan saja, dan dimana saja. Dan ESQ Bisa Kerja membantu meningkatkan skill tanpa perlu mengeluarkan jutaan rupiah.
"Untuk saat ini ESQ Bisa Kerja tersedia dalam bentuk website. Di situ terdapat beragam modul yang kami tawarkan baik hard skill maupun soft skill. Diharapkan ini bisa membantu para Gen Z, para generasi Indonesia untuk mereka bisa applicable dalam pekerjaan," jelas Mariah.
Adapun benefit yang diraih oleh user di antaranya group mentoring, free assessment test, sertifikat completion, beberapa modul ada sertifikasi BNSP, kalau ingin lebih paham bisa daftar training offline. Selain offline, ada juga one on one.

"Di dalam video pembelajarannya akan ada assessment test. Kelebihan lainnya adalah ketika user sudah mempelajari video atau modulnya, dan mereka mengerjakan test. Setelah itu akan mendapatkan sertifikat, yang nantinya bisa dimasukan ke dalam CV saat melamar pekerjaan atau magang.
Apabila ada ketidakpahaman, ESQ Bisa Kerja pun menyediakan training offline yang dapat diikuti oleh siapa saja, dan ada one on one atau konsultasi dengan expert atau praktisinya secara langsung," sambungnya.
Diketahui, kelas-kelas atau modul terdiri atas soft skill dan hard skill. Mulai dari UI/UX, public speaking, Meta ads, Excel dashboard, SEO, hingga Copywriting dapat diakses dalam https://esqbisakerja.uag.ac.id/





