ESQNews.id, JAKARTA - Untuk upaya membentuk karakter bagi murid tidak semata hanya berhenti dalam diri murid saja, namun perlu adanya dukungan pula dari guru dan orang tua yang sejalan.
Sehingga dalam proses membentuk karakter, 5 Sekolah Menengah Atas Se-Jabodetabek melakukan kerja sama dengan ESQ Business School yang ditandatangani pada hari Sabtu, 17 Juni 2023.
5 SMA tersebut antara lain Nurul Fikri Boarding School Lembang, School Of Human, Insan Mandiri Cibubur, Al Azhar Kelapa Gading dan Al Azhar 19 Ciracas.
Penandatanganan perjanjian kerja sama ini bertepatan dengan kegiatan Training ESQ Executive yang dilangsungkan di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta Selatan dan disaksikan oleh peserta training kurang lebih sebanyak 400 orang (offline dan online).
<more>
Salah satu sekolah yang melakukan kerja sama dengan ESQ Business School adalah School of Human dengan tujuan untuk mendukung para pihak sebagai mitra dalam rangka menumbuh kembangkan dunia pendidikan yang saling menguntungkan atas dasar kebutuhan masing–masing.
Kerja sama yang dilakukan oleh School of Human untuk meningkatkan dan melakukan kerja sama dalam kegiatan sinergi pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, penerimaan mahasiswa baru, serta kerja sama lain berdasarkan kesepakatan.
Proses penandatanganan surat kerja sama antara ESQ Business School oleh CEO ESQ Business School yakni Sujoko Winanto dengan wakil direktur School of Human yakni Husayn Muhyideen Ali pada sore hari setelah ashar dalam waktu training executive.
“Keyakinan saya untuk bisa melaksanakan MoU hari ini adalah ketika mengikuti halal bi halal ESQ Business School yang langsung bertemu dengan Pak Ary Ginanjar Agustian, dan ketika itu ada talkshow alumni.” Ujar Husayn Muhyideen Ali yang akrab dengan panggilan Zayn.
Dilanjutkan, “Ketika mendengar testimoni dari alumni ESQ Business School itu menggoncangkan hati saya, mereka sedini mungkin sudah tau tentang ketauhidan dan nilai spiritualisme. Karena banyak yang paham emosional dan spiritual tapi tidak mempraktekkannya langsung.”
Kilas balik dari kisah keyakinan Zayn untuk melakukan kerja sama dengan ESQ Business School ini rupanya karena mendengarkan cerita perjalanan para alumni ESQ Business School untuk membuat bisnis, dan menjadi profesional.
Yang mana alumni sudah mempelajari terkait SKI Method (Spiritual, Kreativitas, Intelektual), sehingga implementasi dalam membangun bisnis serta menjadi profesional adalah bergerak dari dalam ke luar (inside out), mencari pertanyaan kenapa harus membangun bisnis ini, kenapa harus menjadi profesional yang seperti apa, itulah berangkat dari spiritual.
Membangun nilai-nilai dasar dan value dasar atas apa yang dilakukan, yang membuat dorongan terbesarnya adalah grand why bukan strong why ataupun big why.
Strong why adalah dorongan yang fokusnya pada materi saja, sehingga kebahagiaannya terukur dalam materi. Semakin banyak uang, semakin bahagia. Semakin sedikit, semakin sengsara sehingga apa saja dilakukan untuk mendapatkannya. Ini berbahaya.
Atau big why, dorongan emosional yang membutuhkan pujian, kehormatan, jabatan. Sehingga apa yang dilakukan bermula dengan dorongan emosional. Jika tidak ada pujian, tidak ada kehormatan, dan lain sebagainya, dirinya akan merasa jatuh.
Namun berbeda dengan mahasiswa dan alumni ESQ Business School yang sudah dikenalkan dengan kecerdasan spiritual yang mendorong dirinya untuk melakukan apapun dengan grand why, dorongan atas nilai - nilai kebermanfaatan, kontribusi bukan hanya sekedar hidup untuk dirinya namun untuk Tuhan, kontribusi untuk masyarakat, dan sekitar.
“Apa yang dalam hati itu, keluar di mulut. Dan saya mendengar hal-hal positif serta nilai moral-lah yang keluar dari mulut alumni ESQ Business School yang dapat dinikmati oleh semua manusia.” Tutur Zayn dalam sesi wawancara eksklusif bersama media ESQ.
Dengan adanya kerja sama yang dilakukan oleh ESQ Business School dan School of Human selama 1 tahun, Zayn menyatakan bahwa akan mengundang ESQ leadership center dan ESQ Business School untuk melakukan kegiatan pendidikan dan training di School of Human, supaya murid-murid di sana kenal dengan apa itu spiritualisme dan EQ.





