Senin, H / 02 Februari 2026

TalentDNA ESQ Bantu Ciptakan Keluarga Harmonis dan Toleran, Para Penghulu-Masyarakat Berikan Apresiasi

Rabu 19 Feb 2025 21:47 WIB

Reporter :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – ESQ dan Universitas UAG terus berperan aktif sebagai upaya perubahan besar dalam menurunkan angka perceraian dan membentuk keluarga yang lebih harmonis, bangsa toleran sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 melalui gerakannya “Sejuta Keluarga Harmonis“ dengan menggunakan tool TalentDNA yang bisa mendeteksi karakter pasangan dengan tingkat validitas dan reliabiltas 97,9% secara akurat.

Kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ESQ Corp dan UAG University mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Kepala KUA Tanjung Priok Jakarta Utara, Muhammad Faiz Ar-Rauhi yang mengatakan sebagai langkah revolusioner dan menjadi jawaban terhadap kebutuhan para penghulu selama ini. 

“Aplikasi yang sangat revolusioner sekali, ini menjawab kebutuhan terhadap tool yang memang para penghulu inginkan selama ini,” tutur Faiz kepada media di Jakarta, pada Selasa (18/02/2025).



Kata Faiz, TalentDNA ini menjadikan sarana bagi calon pengantin agar lebih cepat untuk memahami pasangan, mengetahui bagaimana memaklumi, memahami karakter masing-masing, sehingga konflik yang nanti akan timbul bisa diminimalisir sejak awal.

“Insyaallah kalau TalentDNA ini di aktualisasikan kepada seluruh calon pengantin, maka akan meminimalisir tingkat angka perceraian, tidak ada lagi yang mengatakan nikah itu scary karena mereka sebelum menikah sudah mampu memitigasi potensi konflik daripada pasangannya dan bagaimana harus bersikap,” ungkapnya. 

<more>

Senada dengan itu, Penghulu KUA Kecamatan Palmerah, Engkos Kusaeri berpendapat bahwa TalentDNA merupakan sebuah tool yang luar biasa dan lebih memudahkan dalam memberikan materi saat coaching kepada calon pengantin agar nantinya ketika sudah berumah tangga mengetahui karakter masing-masing. 

“Mudah-mudahan dengan TalentDNA pasangan-pasangan calon pengantin dan nantinya mungkin pasangan-pasangan rumah tangga keluarga suami dan istri akan lebih harmoni dalam perbedaan,” ungkapnya. 

Diketahui, ESQ Corp sedang dan akan terus melatih seluruh Penghulu di Indonesia (13.000 orang) secara gratis demi lahirnya Berjuta Pasangan Harmonis di Indonesia.



Kemudian, pasangan Muhammad Sohrab Khan dan Delia Lestari Sidik yang baru saja melangsungkan pernikahan mengungkapkan rasa syukurnya karena dengan TalentDNA lebih mengetahui beberapa karakter suaminya dan solusi dari karakter tersebut.

“Alhamdulillah saya lebih mengetahui karakter pasangan saya gitu. Terima kasih banyak kepada Pak Penghulu yang telah memberikan coaching kepada saya dan pasangan, saya terima kasih juga buat TalentDNA yang sudah memberikan solusinya pada kami,” kata Delia.

Sementara itu, Muhammad Sohrab mengatakan tool TalentDNA dapat membantu kehidupan keluarganya di masa depan terutama dalam membesarkan anak-anaknya kelak.

“Saya ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada TalentDNA telah memberi saya waktu untuk berpartisipasi dan menjadikan saya bagian dari ini. Saya sangat terinspirasi oleh ini, terimakasih banyak,” kata dia.



Sebelumya diberitakan, beberapa waktu yang lalu UAG University telah menggelar Pelatihan Komunikasi dan Konseling Berbasis AI TalentDNA di Menara 165, Jakarta, untuk Para Pengurus dan Anggota Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) dari berbagai daerah di Indonesia secara gratis.

Saat itu, Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar memberikan apresiasi kepada UAG University di bawah naungan Ary Ginanjar atas dedikasinya dalam mewakafkan ilmu dan materinya demi kemajuan umat.



“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Bahkan saya penasaran bagaimana itu Artificial Intelligence (AI) digunakan dalam komunikasi. Ini para penghulu yang hadir dalam kesempatan ini harus mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari Pak Ary Ginanjar,” imbuh Menag.

Menag menambahkan, dalam dunia yang semakin cepat saat ini, keterampilan komunikasi dengan memadukan teknologi seperti AI menjadi salah satu modal agar dapat menghadapi perubahan. 

“Saya berharap, kemampuan komunikasi yang diperoleh saat ini, dapat berdampak terhadap turunnya angka perceraian,” kata Menag.

Beliau berharap program ini dapat disosialisasikan di seluruh Indonesia, menurutnya Penghulu sebagai garda terdepan Kementerian Agama pada tingkat kecamatan dapat berkontribusi menurunkan angka perceraian yang jumlahnya kian mengkhawatirkan.



Sedangkan, Ketua Umum APRI, Madari, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas adanya kolaborasi ini.

Ia berharap pelatihan serupa dapat diikuti oleh seluruh Penghulu di Indonesia, bahkan CPNS Penghulu, agar program ini dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi keluarga Indonesia.

"Kami merasa memiliki tanggung jawab untuk membentuk umat melalui keluarga, dan melalui kerjasama ini, harapan kami untuk membentuk keluarga yang lebih baik semakin terbuka,” ungkap Madari.

Selain itu, Direktur Bina KUA, Cecep Khairul Anwar, juga menyampaikan harapannya agar lebih banyak Penghulu yang mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan ini. 

"Pelatihan ini penting untuk meningkatkan kompetensi Penghulu dalam berkomunikasi dan memberikan solusi bagi masalah rumah tangga," katanya.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA