Oleh: Mushlihin (Guru SMP Negeri 1 Karanggeneng Lamongan)
ESQNews.id, JAKARTA - Bupati Yuhronur Efendi mengawali peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-453 dengan khotmil Qur'an. Tujuannya agar cahaya Al-Qur'an dapat membuka dan menuntun dalam melakukan pembangunan di Lamongan. Bupati Yes juga menyapa peserta dengan cara sambung ayat.
Bapak Kastur selaku Kepala SMPN 1 Karanggeneng, yang merupakan bagian dari pemerintah kabupaten Lamongan lantas memohon warganya mengikuti khotmil Qur'an. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin 23 Mei 2022 pukul 05.30-09.00 WIB melalui zoom meeting di musala.
<more>
Kemudian khotmil Qur'an di tutup doa. Rencananya oleh wakil kepala sekolah, tapi ditugaskan kepada saya. Lantaran beliau memimpin rapat karyawan. Saya pun membaca doa khotmil Qur'an.
Maknanya sebagai berikut: Maha benar Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung, dan Rasul-Nya yang tercinta lagi mulia telah menyampaikan, dan atas nabi Muhammad, dari kami dan dari kamu semua, rahmat yang paling utama, kehormatan dan kesejahteraan yang paling suci, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Wahai Allah, berilah kami manfaat dan rizki, tinggikanlah derajat kami, tutuplah keaiban kami, dan selamatkanlah kami berkat Al Qur’an yang agung. Dan mudahkanlah apa yang ada di dalamnya. Wahai Dzat yang Maha Mulia, berilah rahmat kepada para guru kami dan semua yang hadir, serta berilah rahmat kepada semua umat Islam.
Selanjutnya seluruh peserta beramah tamah. Saya berbincang dengan guru tahfiz. Beliau mengemukakan bahwa di antara puluhan peserta khotmil Qur'an, yang paling banyak hafalannya adalah Rohan Risqi Noviansyah. Asalnya Kendal Kemlagi dan putra seorang petani.
Saya tertarik mewawancarainya. Apa alasan Anda mengikuti khotmil Qur'an? "Pasalnya dengan cara sering mendengarkan dan membaca Al-Qur'an berulang-ulang, kami sangup menghafal Al-Qur'an sampai 10 jus," jawab remaja yang hobi berenang itu.
Bagaimana saran Anda supaya murid gemar membaca dan menghafal Al-Qur'an? Siswa kelas 7C itu lantas berpesan,"Teman-teman di SMP Negeri 1 Karanggeneng, jangan terlalu sering main handphone, jika ingin hafal Al-Qur'an." (Mushlihin)





