ESQNews.id, BOGOR – Dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan bisnis dan memperkuat fondasi spiritual-emosional para talenta mudanya, Allianz Agency - Vision (Grup Hati) berkolaborasi dengan ACT Consulting International (ESQ) menggelar Leader’s Camp bertajuk "Sync The Vision, Link The Mission".
Acara yang berlangsung pada 10-12 Februari 2026 di Hotel 5G Resort, Ciawi, Bogor ini diikuti oleh 160 peserta yang didominasi oleh generasi milenial dan Gen Z (usia 20-35 tahun). Hadir langsung dalam kegiatan ini, Vincent selaku Owner Vision (Grup Hati), beserta seluruh jajaran leader dan tim terbaik Vision.
Founder ESQ Corp, Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, turun langsung memandu jalannya sesi. Dengan gaya penyampaian yang mendalam dan menggugah, Ary Ginanjar menekankan bahwa pencapaian target bukan sekadar soal angka, melainkan soal makna.
"Bukan hanya tentang mengejar angka Ratusan Miliar, tapi tentang menjawab pertanyaan: Untuk siapa Anda melakukan ini? Dan mengapa Anda harus mencapainya?
Ketika visi perusahaan selaras dengan misi pribadi untuk membahagiakan keluarga dan memberikan kehidupan yang lebih layak, maka motivasi yang muncul akan menjadi energi yang tak terbatas," ujar Ary Ginanjar di hadapan para peserta yang antusias.
Salah satu poin krusial dalam camp ini adalah pergeseran paradigma. Para peserta diajak untuk menanggalkan mindset sebagai "Sales" dan mulai berpikir serta bertindak sebagai Business Owner (Pebisnis).
Target ambisius Ratusan Miliar dalam satu tahun diletakkan sebagai jembatan bagi para peserta untuk meningkatkan taraf hidup keluarga dan pendapatan pribadi.
Melalui sesi touching heart, setiap peserta disadarkan bahwa setiap gerak langkah mereka di Vision memberikan manfaat nyata bagi diri sendiri, keluarga, dan kemajuan organisasi.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan berkelanjutan, seluruh 160 peserta akan mendapatkan fasilitas Free TalentDNA. Alat diagnosis (life tools) dari ESQ ini bertujuan agar setiap individu mengenal potensi genetiknya sehingga dapat bekerja secara efektif dan efisien sesuai passion serta bakat alaminya.
Tak berhenti di situ, kolaborasi ini diproyeksikan akan berlanjut pada pengenalan teknologi mutakhir AI TM (Artificial Intelligence Talent Management) untuk mengoptimalkan performa tim di masa depan.
Semua sesi dikerahkan dengan tujuan agar semua harapan dalam kegiatan ini tercapai, seperti Penyelarasan Visi (Peserta memahami bahwa target ratusan miliar adalah jalan menuju kesejahteraan keluarga), Kekuatan Mindset (Transformasi mental menjadi pemilik bisnis yang tangguh), serta Solidaritas Tim (Mempererat ikatan emosional antar anggota Grup Hati agar selaras dalam aksi).
Dengan semangat "Sync The Vision, Link The Mission", Allianz Agency Vision siap melesat melampaui batas dan mencetak sejarah baru di industri asuransi Indonesia.
Puncak antusiasme dalam Leader’s Camp ini terjadi saat hasil kolektif TalentDNA dari 74 anggota tim Vision yang telah mengisi data dipaparkan secara transparan di hadapan Vincent dan seluruh peserta. Paparannya disampaikan langsung oleh Hesti Herminiati (Sales, Solution, & Development Director dari tim ESQ).
Mengutip prinsip penting dalam kepemimpinan, ditegaskan bahwa "If I don’t know me, I cannot lead me"—jika seseorang tidak mengenal dirinya sendiri, ia tidak akan mampu memimpin dirinya, apalagi orang lain.
Berdasarkan data yang terbaca dalam sistem, terungkap profil unik yang mendominasi tim Vision (Grup Hati). Sepuluh bakat dominan (Top 10) tim ini menunjukkan karakter yang sangat kuat di bidang Intuitif.
Tim ini memiliki intuisi bisnis yang tajam dan kecerdasan masa depan yang luar biasa. Selain itu, mereka juga memiliki dorongan Signifikan yang tinggi; mereka adalah pribadi-pribadi yang haus akan pencapaian dan ingin memberikan dampak nyata.
Hesti menjelaskan bahwa, secara kolektif, tim Vision juga dinilai memiliki sifat Kontekstual yang kuat, di mana mereka mahir belajar dari sejarah dan data historis untuk mengambil keputusan. Sifat Fleksibel yang tinggi membuat tim ini sangat spontan dan mudah beradaptasi dengan perubahan pasar yang dinamis.
Menariknya, fleksibilitas ini diimbangi dengan sifat Aversif atau kewaspadaan yang tinggi, serta kecenderungan Harmoni untuk meminimalisir konflik demi menjaga soliditas internal.
Sesi ini juga menyoroti sisi Kompetitif dan Energi yang masif dalam tubuh Grup Hati. Mereka adalah kumpulan individu dengan berpikir positif yang kuat dan gemar mengumpulkan informasi (Collector) demi menunjang performa bisnis.
Testimoni
Di tengah kemeriahan acara, Vincent Hariawan, selaku Agency Leader dari Vision (Grup Hati), berbagi pandangannya mengenai dampak besar dari sesi yang dibawakan oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian beserta tim ESQ.
Baginya, rangkaian agenda ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah terobosan bagi timnya di Allianz.
"Hari ini kami baru saja mendapatkan sesi yang luar biasa dari Pak Ary Ginanjar dan tim, termasuk berbagi wawasan mengenai AI Talent Management. Menurut saya, sesi ini sangat membantu tim untuk memahami apa yang sebenarnya menggerakkan seseorang dalam bekerja," ujar Vincent dengan antusias.
Ia menekankan poin penting yang disampaikan Ary Ginanjar mengenai konsep Grand Why. Vincent menyadari bahwa alasan mendalam atau Grand Why seseorang merupakan fondasi utama dari setiap upaya untuk meraih kesuksesan.
Melalui sesi ini, para peserta tidak hanya diajarkan cara memahami karakter orang lain dan menjaga energi positif, tetapi juga diperkenalkan pada alat berbasis kecerdasan buatan (AI).
"Ada alat AI yang dibagikan untuk membantu para leader atau siapa pun yang memimpin perusahaan dalam mencari orang yang tepat untuk posisi tertentu. Ini sangat membantu karena kita bisa mengenali karakter seseorang bahkan sebelum kita berbicara langsung dengan mereka. Ini sesuatu yang luar biasa," tambahnya.
Vincent menutup pernyataannya dengan rasa syukur dan ketidaksabaran untuk segera mengaplikasikan ilmu serta teknologi tersebut dalam organisasinya.
Kegembiraan dan energi positif terpancar dari wajah para peserta, salah satunya adalah Salvi, anggota tim dari Grup RW (Riki Wiwi). Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap rangkaian materi yang dibawakan oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, terutama saat membedah rahasia di balik potensi manusia.
"Acaranya luar biasa bagus dan keren banget! Materi dari Pak Ary Ginanjar benar-benar membuka mata kami," ujar Salvi dengan penuh semangat.
Bagi Salvi, sesi mengenai TalentDNA menjadi momen breakthrough yang sangat berkesan. Ia merasa alat diagnosis talenta ini mampu mengungkap sisi-sisi hebat dalam dirinya yang selama ini tidak ia sadari.
Ia meyakini bahwa setiap orang memiliki potensi luar biasa yang jika dipahami dengan baik, akan menjadi kekuatan besar untuk memengaruhi lingkungan secara positif.
"TalentDNA itu benar-benar menunjukkan bahwa kita punya bakat terpendam yang luar biasa. Ini adalah sesuatu yang sangat keren dan harus bisa kita optimalkan untuk memberikan pengaruh (influence) yang lebih luas," tambahnya.
Nada syukur dan optimisme juga datang dari Yus Budi Kusuma, seorang Business Executive di Allianz Vision. Baginya, rangkaian kegiatan Leader’s Camp ini menjadi titik balik penting dalam perjalanan karier dan pengembangan pribadinya.
Yus menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian atas bimbingan yang ia terima.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Coach Pak Ary Ginanjar. Sesi ini sungguh luar biasa, terutama hasil tes yang saya jalani sebelum kegiatan ini dimulai yang kemudian dibedah secara mendalam," ungkap Yus.
Yus merasa bahwa teknologi TalentDNA yang digunakan dalam acara tersebut sangat akurat dalam memetakan potensi dirinya. Menurutnya, alat diagnosis ini memberikan peta yang jelas mengenai kekuatan dan titik-titik yang perlu ia perbaiki.
Dengan pemahaman tersebut, ia kini tahu persis aspek mana yang harus "ditambal" atau ditingkatkan melalui rangkaian pelatihan yang diberikan oleh ESQ.
"Aplikasi TalentDNA benar-benar membantu saya untuk lebih mengenal diri sendiri. Saya jadi tahu di mana harus fokus, apa kekurangan saya, dan bagian mana yang harus diperbaiki," jelasnya.
Menutup pernyataannya, Yus merasa beruntung telah mendapatkan kesempatan coaching yang ia nilai sangat berharga. Ia percaya bahwa transformasi ini akan membawanya menjadi pribadi yang jauh lebih hebat di masa depan.

