Senin, H / 13 April 2026

Sinaran Kalbu - Bara Kecil yang Bertahan

Selasa 24 Feb 2026 14:53 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Media massa

ESQNews.id, JAKARTA - Fenomena masjid yang penuh sesak di awal Ramadan namun perlahan sepi di pertengahan bulan menjadi pemandangan yang lazim ditemui.


Padahal, esensi keberhasilan ibadah di bulan suci ini tidak hanya terletak pada semangat yang membara di awal, melainkan pada kedisiplinan yang terjaga hingga akhir.


Sukses dalam Ramadan pada akhirnya adalah tentang menjadikan kedisiplinan sebagai way of life (jalan hidup). Ini merupakan daya tahan untuk terus melakukan hal-hal baik meskipun di bawah tekanan atau saat menghadapi rasa enggan.


Ibadah seperti salat, zikir, membaca Al-Qur'an, hingga tarawih harus dipandang sebagai usaha untuk terus 'mengipas bara api' di dalam diri.


Tujuannya agar semangat Ramadan tidak hanya menyala pada fisik secara lahiriah, tetapi juga meresap kuat ke dalam jiwa manusia hingga akhir bulan suci.


Dalam episode kali ini, Ary Ginanjar mengingatkan bahwa memulai sesuatu memang relatif mudah, namun tantangan sesungguhnya adalah bagaimana cara bertahan.


Banyak orang menggebu-gebu menetapkan resolusi dan target ibadah di hari-hari pertama, tetapi menyerah saat rasa bosan datang atau ketika hasil belum terlihat secara instan.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA