Senin, H / 02 Februari 2026

Sekolah Pascasarjana UM Gelar Refreshing Mental dan Spiritual dari ESQ

Sabtu 29 Jun 2024 15:57 WIB

Reporter :Portal UM

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, MALANG - Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan Refreshing Mental dan Spiritual dengan tema “Menjadi Guru Unggul dengan Trilogi Kecerdasan Spiritual, Emosional dan Intelektual untuk Pendidikan Indonesia Berkualitas” pada Rabu 26 Juni 2024 di Masjid Al-Hikmah.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Prof. Dr. Adi Atmoko, M.Si., M.Pd. selaku Direktur Sekolah Pascasarjana dan Coach Heidy Akhadi, M.M. selaku Trainer ESQ. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang I tahun 2023. 


Emotional Spiritual Quotient atau biasa disebut ESQ, merupakan gabungan dari kecerdasan emosi (EQ) dan juga kecerdasan spiritual (SQ). Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan bagi seluruh mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang I tahun 2023 sebelum melaksanakan ujian yang akan datang.


Dengan adanya kegiatan ini, seluruh mahasiswa diharapkan dapat memiliki keseimbangan antara hubungan sosial maupun spiritual.


<more>


Dalam sambutannya, Prof. Dr. Adi Atmoko menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat menjadi bekal untuk para calon guru profesional kedepannya.


“Dalam menghadapi kehidupan saat ini, menjadi guru yang berkualitas memerlukan bekal yang cukup agar semangat itu tetap ada di dalam jiwa kita. Dengan bekal dan keyakinan itulah kita dapat selalu menghadapi terpaan dan cobaan di setiap fase kehidupan,” pesan Prof. Adi. 


Kegiatan Refreshing Mental dan Spiritual ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam yang mana sambutan sebagai pembuka dilanjutkan dengan membaca Asmaul Husna dan Istighosah bersama yang dipimpin oleh Kaprodi Pendidikan Profesi Guru, Dr. Muhammad Alfan, S.Pd., M.Pd.


Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Training ESQ oleh Coach Heidy Akhadi, M.M. 


Sesi penyampaian materi Training ESQ berlangsung sangat meriah dengan antusiasme yang sangat tinggi dari seluruh mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang I tahun 2023.


Keseluruhan materi membahas tentang bagaimana kita dalam menghadapi tantangan hidup yang datang. Tidak dapat dipungkiri bahwa di samping niat mulia para mahasiswa untuk menjadi pendidik yang berkualitas, terdapat tantangan yang senantiasa datang. 


“Tantangan menjadi seorang pendidik di era 5.0 ialah pendidik yang dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi dan harus selalu beradaptasi, sehingga dapat menjadi pendidik yang dirindukan oleh anak didiknya,” ujar Alex Iskandar, salah satu mahasiswa PPG Prajabatan. 


Dengan tantangan-tantangan yang ada, Coach Heidy menyampaikan bahwa seseorang harus selalu mengetahui faktor-faktor grand why (meaning and purpose, kontribusi, perkembangan. Cinta dan relasi, eksistensi diri, dan tantangan) dari hal-hal yang dilakukan, sehingga seseorang akan tetap bertahan meskipun menghadapi tantangan yang berat.


“Seorang guru bukanlah hanya sekedar deliver knowledge, namun deliver believe dengan niat yang tulus dan niatkanlah mengajar sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada yang menciptakan kita,” ujar Coach Heidy. 


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA