ESQNews.id, BANDUNG - Guna meningkatkan kualitas pelayanan polisi kepada masyarakat, Polresta Bandung melaksanakan pelatihan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) di Mapolresta Bandung, Selasa (8 /11/2022).
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan diadakannya ESQ ini agar pelayanan anggota Polresta Bandung harus dilakukan tanpa pamrih.
"Tentunya dengan lebih humble, dengan tanpa pamrih, dengan lebih banyak senyum, dengan penuh keikhlasan dan ini juga merupakan tindak lanjut dari program quick wins," kata Kapolresta Bandung.

Tak hanya itu, ESQ ini juga untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Polresta Bandung. "Anggota semakin bisa melayani masyarakat, semakin bisa dipercaya oleh masyarakat dan semoga citra Polri semakin baik dan semakin dicintai oleh masyarakat," ujar kapolresta.
Kombes Pol Kusworo mengatakan, diselenggarakannya ESQ ini juga untuk membuat seluruh personil Polresta Bandung memiliki motivasi dari dalam diri.
"Sekaligus memiliki why yang tinggi dan dari situ semoga bisa berbalik semua hal kebaikan dan bisa mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat," tuturnya.
"Pelatihan ini yang kami libatkan adalah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, kaitannya dengan pelayanan publik," ujar Kusworo.
Ia menyebut di antaranya petugas-petugas di Bagian SIM, di Bagian SKCK, Bagian SPKT, para penyidik di Reskrim dan diikuti oleh para kepala bagian, kepala satuan dan juga kapolsek.

Di tempat yang sama, Coach Ramdani (trainer lisensi dari Ary Ginanjar Agustian) yang dipercaya untuk memberikan pelatihan kepada Polresta Bandung menerangkan ESQ ini untuk memadukan antara tiga kecerdasan, yaitu intelektual, emosional, dan spiritual.
"Begitupun dalam pelayanan terhadap masyarakat, tentu secara intelektual polisi harus semakin paham lagi, dan harus bisa menegakkan hukum dengan sebaik-baiknya," kata Ramdani.

Akan tetapi, lanjut Ramdani, yang dihadapi polisi adalah masyarakat. Bagaimana seperti halnya Tribrata, harus juga melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.
"Tapi yang paling penting adalah dimensi spiritualitas. Pak Kapolresta menyampaikan harus ketemu why-nya, alasan, bagaimana polisi ini hadir untuk menolong, membantu masyarakat," jelas Ramdani.

Maka dari itu, Ramdani berharap dalam pelaksanaannya harus terus dilakukan program maintenance. "Tadi saya sangat bahagia sekali, karena Pak Kapolresta Bandung mengatakan akan ada juga pelatihan-pelatihan lain, itu mau dengan ESQ atau tidak, tetapi memang soft skil ini harus terus diasah," tutup Ramdani.
<more>




