ESQNews.id, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan ACT Consulting International menggelar sebuah acara yang dihadiri oleh 65 Satker, baik itu dari Dinas, Badan, Rumah Sakit, sampai kecamatan berkumpul di Gedung Untung Suropati lantai 2, kantor Bupati Pasuruan.
Acara yang dilaksanakan pada tanggal 2 November 2022 tersebut, bertemakan "Focus Group Discussion Core Values BerAKHLAK."

Hadir mewakili Bupati, Asisten Administrasi Umum Ir. Slamet Nurhandoyo didampingi oleh M. Nur Kholis, S.STP, M.M. selaku Kabag. Organisasi Setda Kab. Pasuruan.
"Bapak dan ibu, program ini bertujuan untuk merumuskan contoh perilaku spesifik dari 7 nilai dan 21 panduan perilaku dari nilai ASN BerAKHLAK," kata Slamet.
Lebih lanjut, "Harapannya, agar dalam mengimplementasikan nilai tersebut sesuai dengan situasi serta tantangan yang dihadapi oleh ASN di Kabupaten Pasuruan."

Kemudian Fasilitator yang memandu jalannya workshop adalah Coach Nofel Windo, M.M dan Co Fasilitator Nuzul Romadona. Mereka adalah Trainer berlisensi dari lembaga ACT Consulting International (ESQ Group) dibawah pimpinan Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian.
Dalam penyampaiannya, Coach Nofel Windo menegaskan bahwa para peserta merupakan orang-orang terpilih yang diberikan kepercayaan untuk menuangkan ide dan memberi sumbangsih pemikiran terkait contoh perilaku spesifik yang dapat dijalankan oleh semua ASN Pemkab Pasuruan.
"Kelak, nilai BerAKHLAK benar-benar berjalan dalam keseharian," lanjut Nofel.
<more>
Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan kesungguhan dan semangat untuk berkontribusi, karena hasil diskusi para peserta akan menjadi "the living legacy" yang menjadi pedoman baik para ASN yang ada saat ini maupun generasi ASN berikutnya.
Diskusi berlangsung dengan suasana penuh semangat, interaktif, menyenangkan, ditutup dengan paparan masing-masing kelompok.
Di akhir sesi, Coach Nofel Windo menyampaikan kalimat dari Arnold Toynbee, "Suatu bangsa akan mengalami ketika hati menjadi panglima. Dan akan mengalami masa keemasan ketika akal, pikiran dan hati disatukan. Dan akan mengalami kehancuran, ketika akal, pikiran dan nafsu menjadi panglima."



