Sabtu, H / 17 April 2021

Pelajaran dari Hewan yang Bernama Kucing

Kamis 20 Feb 2020 11:00 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Ilustrasi

Foto: humanesociety.org

ESQNews.id, JAKARTA - Ibnu khillikan menyebutkan sebuah riwayat bahwa suatu hari Ibnu Absyad An-Nahwi berada di atas atap masjid di Mesir. Ia sedang memakan sesuatu, di sekelilingnya ada banyak orang.


Tiba-tiba datang seekor kucing. Mereka melemparkan segenggam makanan kepada kucing tersebut. Lalu kucing itu mengambilnya dengan mulut kemudian pergi.


Kemudian kucing itu datang lagi. Mereka kembali melemparkan makanan, kucing itu melakukan hal yang sama. Peristiwa itu terjadi beberapa kali. Mereka melemparkan makanan, kucing itu mengambilnya dan pergi.


<more>


Kemudian kembali dalam waktu cepat hingga akhirnya mereka heran. Menurut mereka, makanan sebanyak itu tidak mungkin dimakan oleh seekor kucing, karena makanan itu banyak.


Ketika mereka meragukan kondisi kucing itu, maka mereka pun mengikutinya.


Mereka dapati kucing itu memanjat dinding atap masjid. Kemudian turun ke suatu tempat kosong, di sebuah reruntuhan rumah. Di dalamnya ada seekor kucing buta.


Semua makanan yang diambil kucing itu ternyata ia bawa kepada kucing buta itu, ia letakkan di hadapan kucing buta itu dan kucing buta itu pun memakannya. Mereka kagum melihat peristiwa itu.


Apa hikmahnya dari kisah hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW itu? Bahwa kita sebagai makhluk sosial harus saling tolong menolong. Memiliki sifat loyalitas yang tinggi, peduli sesama, saling mengasihi.


Siapa yang memberikan sifat seperti itu kepada kita? Tuhan Yang Maha Esa, yang memberikan fitrah kepada makhluk-Nya dan hati nurani. Maka, jaga fitrah kita hindari dari belenggu (sifat buruk). Dengan cara apa? Siram dengan lantunan Asma Allah, Asmaul Husna.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA