Senin, H / 02 Februari 2026

Oki Setiana Dewi Terpana dengan Konsep Perpustakaan UAG University - ESQ Business School! Edisi Library Tour Bersama Ary Ginanjar

Selasa 17 Sep 2024 17:40 WIB

Reporter :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Ustadzah tersohor di bumi pertiwi, Oki Setiana Dewi bertemu dengan motivator nasional Ary Ginanjar Agustian pada tanggal 11 September 2024 di lantai 24 Menara 165.


Pertemuan emas ini menindaklanjuti kerjasama antara UAG University bersama Maskanul Huffadz (Pesantren Tahfidz) yang kesepakatannya telah ditandatangani oleh kedua belah pihak melalui MoU.




Selain ajang silaturahmi dan diskusi santai, Ary Ginanjar mengajak Oki Setiana Dewi beserta rombongannya untuk Library Tour di lantai 2, Menara 165, Perpustakaan UAG University.


Saat berkunjung ke perpustakaan UAG University - ESQ Business School yang baru, Oki Setiana Dewi sangat terkesan dengan manuskrip buku ESQ yang jadi bukti sejarah lahirnya buku ESQ yang sampai saat ini sudah terjual lebih dari 2,5 juta copy.



Oki juga cukup terkesan dengan buku bacaan wajib bagi para mahasiswa mahasiswi UAG University yang tersusun dalam satu rak buku wajib universitas.


<more>



Buku bacaan wajib tersebut di antaranya buku Rahasia Sukses membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ (Emotional Spiritual Quotient), Rahasia Sukses Membangun ESQ Power, Hamba Sang Maha Cahaya, The Magic of Thinking Big, Mindset, Atomic Habits, Secrets of the Millionaire Mind (Think Rich to Get Rich), Start with Why, The Success Principles dan  How to Win Friends and Influence People in the Digital Age.




Tentang Perpustakaan UAG University - ESQ Business School


Perpustakaan UAG University yang baru ini didesign atau dirancang oleh Rima Ginanjar Architects (RGA), dengan nuansa modern, elegan, kekinian, serta menarik perpaduan warna-warna modern.


Founder RGA, Rima Khansa Nurani mengatakan RGA, "Untuk lemari atau rak yang ada di perpustakaan, kita buat untuk meng-encourage kolaborasi antar mahasiswa. Lemari-lemarinya terletak di tengah-tengah dan areanya tidak terlalu tinggi agar memupuk kolaborasi antara mahasiswa.



Karena saya percaya untuk bisnis yang maju itu bukan hanya dibutuhkan materi akan tetapi relasi yang sangat penting untuk dipupuk dari sekarang.


Selain itu, material yang kita gunakan yang ramah lingkungan, antibakterial, green certified. Dan untuk mengurangi tagihan listrik, kami juga mendesign dengan maksimal agar lebih hemat dari lampu LED, AC dan lainnya.



Kemudian kami juga adakan sosialisasi pada operator, pada library-an untuk menghemat energi."


Diketahui, perpustakaan UAG University ini di sponsori oleh AMGala Foundation dengan dana senilai 1,65 Milyar Rupiah.



Tak hanya itu, Founder AMGala Foundation Andintya Maris dan Suhartanto Raharjo juga memberikan beasiswa fellowship kepada mahasiswa UAG University yang bernama Septa Dira Elizacesar & Ali Nurrezi Saputra.


Andintya Maris yang dinobatkan sebagai Best Inspiring Woman Award 2021 tersebut mengutip kalimat dari Nelson Mandela yang mengatakan, "Youth is a backbone of our nation. The youth of today are the leaders of tomorrow."


"Generasi muda yang mumpuni secara mental, knowledge, dan akhlak adalah cikal bakal dari refleksi masa depan bangsa. Oleh karena itu kami sangat antusias dengan program fellowship ini, dimana dalam 4 tahun ke depan mereka akan ditimpa baik secara ilmu pengetahuan, akhlak, adab dan mental.


Semoga Generasi Emas 2045 bisa segara tercapai dari cikal bakal mahasiswa mahasiswi UAG University, Amin," harap Andintya, sang wanita yang dijuluki sebagai Indonesia Young Woman Future Business Leader by Swa Magazine Currently. 


Apa kata Mahasiswa UAG University?


"Alhamdulillah, Perpustakaan UAG Univeristy yang didesain langsung oleh Rima Ginanjar Architects membawa suasana belajar baru bagi Kami. Desain yang kekinian dengan gabungan prinsip zero karbon membuat kami betah berlama-lama di perpustakaan," ungkap Muh. Said Abbas, Computer Science.


Mahasiswa Semester 5 itu melanjutkan, "Yang paling saya sukai ketika berkunjung ialah interior dalam perpustakaan memiliki ruang-ruang kecil dengan tengahnya berupa meja belajar yang pas.



Beanbag adalah sasaran utama kami bagi para pekerja tugas yang duduk berlama-lama depan laptop, berdiskusi atau sekedar membaca buku yang sesuai dengan prodi masing-masing.


Desain perpustakaan UAG University menjawab kebutuhan Mahasiswa ketika berada di dalam perpustakaan, karena biasanya Mahasiswa lebih banyak mengerjakan tugas dan berdiskusi."


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA