ESQNews.id, JAKARTA - Aula Balai Pengembangan Kompetensi Jakarta - Pasar Jum’at menjadi saksi penyerahan piagam Honorary Coach ESQ (Coaching) kepada Menteri PUPR, Basuki. Kepala BPSDM PUPR, Khalawi A.H mewakili Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ Group) untuk menyerahkan piagam secara langsung kepada Basuki.
Sebagai info, perhelatan ini menjadi salah satu agenda dalam acara pelepasan purna bakti Ka. BPSDM dan Sekretaris BPSDM PUPR Achmad Subki pada tanggal 29 Desember 2023.
"Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Ary Ginanjar Agustian beserta seluruh tim esq di Menara 165 yang telah memberikan penghargaan dan piagam ini kepada saya," ucap Pria yang akrab disapa Bas itu.

Penyerahan piagam ini dilatarbelakangi atas apresiasi dari Ary Ginanjar kepada Kementerian PUPR yang menjadi Kementerian pertama yang menunjukkan komitmennya untuk melakukan transformasi di bidang SDM melalui metode Coaching dari ESQ.
“Selamat dan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang mampu mengubah mindset para pejabat struktural dan fungsional yang siap menyambut generasi milenial dan segala tantangannya di masa depan. Saya juga ucapkan selamat kepada Pak Menteri, Pak Bas yang telah dilantik menjadi coach profesional atau kehormatan atas keberhasilannya melakukan transformasi," papar Ary mengapresiasi.
Mengingat, Menteri PUPR Basuki pernah katakan bahwa, "...Kalau legacy berupa jalan, jembatan atau gedung siapa saja bisa buat. Saya ingin mewariskan organisasi yang kredibel, kompeten, dan orang-orang yang Amanah.."

Kemudian Khalawi juga menyampaikan, "Mohon dukungan dan kerjasamanya dalam mewujudkan transformasi ASN PUPR menyongsong tahun emas 2045."
"Saya juga sudah keluarkan SK program coaching 3.0 sampai dengan tahun 2024 dengan target coachee 5000 orang. Segera dilanjutkan pelatihan coach tahap 4 yang direncanakan pada bulan Januari 2024," tuturnya.
<more>
Sebelum acara ini berlangsung, telah dilaksanakan kegiatan Seminar Eksekutif Peningkatan Kapasitas SDM Melalui Metode Coaching, yang diselenggarakan bagi para Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di Auditorium Kementerian PUPR, pada Senin tanggal 18 Desember 2023.
Perhelatan ini digelar dengan tujuan sebagai upaya pengembangan kapasitas personil yang belum tergali seutuhnya untuk meningkatkan kinerja organisasi. Pola coaching dirasa cukup tepat dan terbukti efektif, guna mengatasi gap generasi yang ada di Kementerian PUPR.
"Saya sangat berterimakasih bisa bertemu dengan Pak Ary Ginanjar dan bisa belajar menerapkan ilmu coaching ESQ. Di akhir masa tugas saya ini masih bisa membantu PUPR dan berpesan kepada generasi penerusnya untuk lanjutkan ini (coaching dari ESQ) yang sangat bermanfaat.
Metode coaching ini merupakan metode terbaru ESQ. Pada tahun 2024 nanti, Kementerian PUPR menargetkan 5.000 orang ASN Kementerian PUPR dapat mengikuti program coaching. Dan ditargetkan setidaknya ada 50 coach dari Kementerian PUPR. Saat ini baru terpenuhi 41 coach, dan sisanya akan kita penuhi di awal 2024,” jelas Khalawi.
Khalawi juga menambahkan, setelah menguasai metode coaching, diharapkan para Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian PUPR dapat berkomunikasi dan mendorong insan PUPR yang kebanyakan dari generasi milenial untuk bersama-sama meningkatkan kinerja menyambut Indonesia Emas 2045.
“Kita juga tadi sudah mendengarkan testimoni dari coach dan coachee dari Kementerian PUPR, yang menyampaikan bahwa Metode Coaching ini dapat menghidupkan inner drive dan meniadakan limiting belief yang menghambat kinerja. Sehingga, para Pejabat baik dari Eselon 1, 2 bahkan 3 mesti menguasai metode coaching ini supaya bisa mendorong potensi staf-nya dengan tetap berpegang pada nilai BerAKHLAK,” tambah Khalawi.