ESQNews.id, BOGOR — Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi hasil, RSUD Kembangan bersama ESQ menyelenggarakan Training Implementasi Budaya Kerja BerAKHLAK sebanyak 2 Batch.
Kegiatan ini berlangsung selama dua gelombang, masing-masing pada 2–3 Juli dan 9–10 Juli 2025, bertempat di Aston Hotel & Resort, Bogor.
Sebanyak 287 peserta — terdiri dari 138 peserta Batch 1 dan 149 peserta Batch 2 — mengikuti pelatihan intensif yang dirancang dengan pendekatan fun learning dan experiential learning (outbound), dipandu langsung oleh Coach Dudi Supriadi dan Coach Akbar, trainer bersertifikasi dari ESQ.
“Budaya Kerja BerAKHLAK adalah Fondasi Pelayanan dengan Hati”
Mengawali sesi pembukaan, Luki Alamsyah, Direktur Utama ESQ Corp menyampaikan pesan dari pendiri ESQ, Dr. Ary Ginanjar Agustian.
“Hari ini kita belajar bukan hanya agar cerdas secara otak, tapi juga cerdas secara hati. Teknologi bisa mengalahkan kita dalam hal kecepatan dan efisiensi, tapi tidak dengan hati.
Karena itulah pelatihan implementasi budaya kerja BerAKHLAK dilakukan supaya kita menjadi pemenang dan berbeda antar kita manusia dengan teknologi robot atau AI.
Di sinilah letak keunggulan manusia yaitu hati yang penuh nilai, semangat, dan makna dalam bekerja. Budaya kerja BerAKHLAK bukan hanya slogan, tapi harus masuk ke hati kita,” ungkapnya penuh semangat.
<more>
Lebih lanjut, "Sehingga dalam melayani bukan hanya SOP namun tergerak karena hati dalam bekerja. Sehingga keluar dari sini kita memiliki makna dalam bekerja, yang tidak hanya materi dan apresiasi semata tapi menjadi pengabdian luar biasa yang nantinya akan diberikan reward oleh Tuhan. Sehingga RSUD Kembangan bisa menjadi RSUD terbaik, terpuji dan melayani dengan hati."
Direktur RSUD Kembangan: “Mari Bekerja dan Bermain Secara Seimbang”
Sementara itu, dr. Ratna Sari Kurniasih, Direktur Utama RSUD Kembangan, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai momen retret dan refleksi bersama untuk menumbuhkan kembali semangat pelayanan.
“Saya percaya seluruh insan RSUD Kembangan adalah pribadi hebat. Walau sudah banyak kegiatan, masih mau hadir dan terlibat aktif selama dua hari ini. Ini bukti komitmen luar biasa,” ucapnya.
"Selain kegiatan dalam kelas penting juga untuk berkegiatan di luar kelas sambil bermain sehingga seimbang semuanya dan ini sesuai dengan motto saya, bekerja dan bermain secara seimbang. Kita perlu solid, kompak, dan saling bantu. Dan hari ini kita belajar untuk menjadi insan BerAKHLAK yang melayani dengan sepenuh hati,” lanjutnya.
Dalam pelatihan ini, peserta diajak memahami esensi dari rumus sederhana namun powerful: Kinerja = Kompetensi x Energi. Menurut Coach Dudi, seseorang tak cukup hanya memiliki kemampuan, tetapi juga harus memiliki semangat dan sikap positif.
Energi positif ini dibentuk melalui pendekatan GKF — Gerak, Kata, dan Fokus. Di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), kemampuan beradaptasi dan berpegang pada core values serta core purpose menjadi hal yang sangat vital.
Salah satu pendekatan unggulan dalam training ini adalah TalentDNA — tools untuk mengenali karakter unik setiap individu dalam tiga domain utama: Drive, Network, dan Action. Pemahaman terhadap talent ini mendorong kerja tim yang lebih kolaboratif dan harmonis.
Training ini juga menggugah peserta agar menyadari makna terdalam dari bekerja, yaitu berkontribusi dan mengabdi sebagai bentuk ibadah. Motivasi kerja tidak lagi semata-mata soal materi (Strong Why) atau penghargaan (Big Why), tetapi juga tentang kontribusi spiritual (Grand Why).
Lalu, motivasi ini sejalan dengan konsep ESQ Matrix yang mencakup motivasi fisik, emosional, dan spiritual. Melalui refleksi atas momen-momen keberhasilan, individu dapat mengenali potensi terbaik mereka dan menjadikan kesadaran tersebut sebagai kekuatan dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Menuju RSUD Terbaik, Terpuji, dan Melayani dengan Hati
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai BerAKHLAK — yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif — dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi budaya kerja RSUD Kembangan agar menjadi institusi layanan kesehatan yang terbaik, terpuji, dan benar-benar melayani dengan hati.
Selama dua hari pelatihan, suasana terlihat sangat energik dan penuh antusiasme. Kegiatan dalam kelas berlangsung interaktif, dan sesi outbound menjadi ajang kolaborasi yang memperkuat teamwork.
Puncak semangat terlihat dalam sesi talent show, ketika masing-masing unit menampilkan kreativitas luar biasa dalam suasana yang penuh kekeluargaan.
drg. Riesta P Kusuma Dewi menyampaikan kesannya, “Kegiatan ini seru banget! Jarang bisa bertemu langsung dengan rekan-rekan lintas unit, sekarang jadi lebih kenal dan kompak. Dengan TalentDNA juga saya jadi lebih tahu potensi talenta saya itu apa sehingga bisa dimaksimalkan."
Vyco Putra Pamungkas menambahkan,“Saya jadi tahu kelebihan diri saya melalui TalentDNA dan cara kerja bersama tim. Kegiatan ini sangat direkomendasikan. Karena dari kegiatan ini kita bisa lebih maju, lebih berkembang lagi."
Sabil & Febi menyimpulkan,“Dari awal sampai akhir selalu happy! Senang bisa belajar dan bermain bersama. Selain itu tujuan kegiatan ini juga baik, tidak hanya jalan-jalan. Terima kasih RSUD Kembangan dan tim ESQ.”
Hanna tuturkan, "Kesan mengikuti kegiatan ini selama dua hari, menarik dan membangun untuk kita agar semakin semangat bekerja di lingkungan RSUD Kembangan. Dari segi games juga seru, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi dan semangat untuk bekerja kembali."
Idham Khalid sampaikan, "Terima kasih sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga kedepannya lebih menarik, lebih aktif, dan diberi kekompakkan selalu keluarga RSUD Kembangan. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada RSUD Kembangan, semoga sukses selalu."