Senin, H / 02 Februari 2026

LPDB-KUMKM Menilai ACT Consulting Sebagai Partner yang Penting dengan Leaders Alignment Programnya

Rabu 05 Jun 2024 22:32 WIB

Reporter :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - ACT Consulting International menggelar Leaders Alignment Program untuk Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) sebagai salah satu upaya memperkuat kinerja LPDB-KUMKM.


Kegiatan pelatihan ini mencakup berbagai topik, termasuk strategi kepemimpinan, manajemen perubahan, komunikasi efektif, dan pengambilan keputusan yang tepat dan efektif. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman, sehingga dapat memperkaya wawasan dan perspektif dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Program ini berjalan selama seharian penuh pada tanggal 4 Juni 2024 di Menara 165, Jakarta.




Leaders Alignment Program sebagai pelatihan kepemimpinan ini diikuti oleh jajaran Direksi dan Kepala Divisi di lingkungan LPDB-KUMKM. Event ini juga turut kehadiran founder ACT Consulting International yakni Ary Ginanjar Agustian.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan dan meningkatkan sinergi (kolaboratif dan harmoni) di antara para pimpinan LPDB-KUMKM guna mendukung pencapaian tujuan strategis dan visi misi lembaga.




Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM, Oetje Koesoema Prasetia, menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan individu, tetapi juga pada peningkatan kolaborasi antar departemen.

"Kami berharap melalui pelatihan ini, para pimpinan dapat bekerja lebih harmonis dan efektif dalam tim. Sinergi yang kuat antar divisi sangat penting untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan oleh LPDB-KUMKM," kata Oetje.


<more>


Oetje juga sampaikan bahwa di pelatihan kali ini, ia bersama tim bisa melihat seperti apa culture yang ada di LPDB saat ini. Dengan adanya asesmen dari ACT Consulting International, LPDB bisa melihat apa saja yang harus diperbaiki dan dipertahankan. Sehingga ke depannya, LPDB bisa menjadi insan yang lebih baik lagi.

"Salah satunya tadi adalah TalentDNA. TalentDNA adalah tools yang bagus. Dengan TalentDNA, kita bisa mengetahui passion dari setiap individu. Mengetahui cara berkolaborasi dengan tim. Hasil test TalentDNA nya pun relevan dengan insan LPDB saat ini," katanya.




Selanjutnya, Dewan Pengawas LPDB-KUMKM Nining Sri Astuti mengatakan bahwa dirinya melihat Ary Ginanjar bersama tim memberikan banyak hal yang bisa menjadi landasan bagi LPDB berkembang menjadi lebih bagus.

"Karena LPDB sudah bisa merubah dari KPI 4% menjadi 150%. Dan kita bercita cita akan meningkatkan persentase tersebut. Kami ingin menjadikan LPDB sebagai sekolah atau role model Badan Layanan Umum (BLU) seluruh Indonesia.

Sehingga program dari ACT Consulting ini sangat penting bagi kami. Kami ingin lebih memahami ilmunya, karena kami learning by doing atau learning by accident.

Namun, kalau kita ingin melakukan perubahan niatnya harus benar dulu supaya kita bisa mencapai grand why. Sehingga kita bisa concern tidak hanya kepada diri sendiri, tetapi kepada lingkungan, kepada LPDB juga agar turut berkontribusi dalam wujudkan Indonesia Emas 2045," jelasnya.




Lebih lanjut, "Gimana caranya? Tadi Pak Ary sampaikan gambar sebuah rumah yang harus kita pahami. Mulai dari fondasinya yaitu Bangga Melayani Bangsa dan TalentDNA, tiangnya Core Values BerAKHLAK, lalu atapnya adalah skill (teknik komunikasinya dengan coaching) and knowledge. Dengan begitu, LPDB bisa mencapai target yang ditentukan saat ini."

"Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Ary Ginanjar dan tim yang bersedia menjadi partner LPDB, tentu saja ini menjadi sebuah langkah terobosan yang luar biasa bagus. Karena ini baru pertama kali kita lakukan. Saya berharap program ini bisa diikuti oleh teman teman dari perusahaan lain juga BLU yang lainnya.

Sebagai BLU LPDB memang tidak hanya mencari profit tapi kita harus sustain dan kita juga bisa mempertimbangkan masyarakat dan orang orang yang harus kita layani itu nomor 1.

Itu juga yang kami pelajari dari Pak Ary Ginanjar yang memberikan kontribusi juga dan memikirkan dampak kepada masyarakat Indonesia serta bagi dunia. Tidak lagi berpikir kepada diri sendiri melainkan kepada orang lain juga," Nining berikan apresiasi kepada Ary Ginanjar.




Sebelumnya, Ary Ginanjar coba menyusunkan konsep bangunan atau rumah masa depan LPDB. Dalam gambar tersebut, Ary jelaskan bahwa agar LPDB bisa survive sampai Indonesia Emas 2045 dan tidak jadi dinosaurus, kuncinya ada di fondasi. Sama halnya ketika membuat rumah atau gedung, utamanya membangun atau perkuat dengan fondasi.

"LPDB sudah memiliki fondasi yaitu Bangga Melayani Bangsa yang sudah disahkan dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2023. Fondasinya terbuat dari semen berkualitas yakni visi, misi dan nilai-nilai.

Lalu bapak ibu sudah test TalentDNA. Tiangnya sudah ada yaitu core values BerAKHLAK.

Dan dilengkapi oleh atap yakni teknik komunikasinya menggunakan coaching. Agar insan LPBD bisa menjawab sendiri bagaimana cara atau solusinya agar tembus target. Dengan begitu, saya harap LPDB jadi role model untuk Indonesia," paparnya.




Salah satu agenda agar para Direksi dan jajaran LPDB ini semakin kompak maka dilakukan "Creative Activity" in Harmony of Angklung Assemble Collaboration.

"Kami mengajarkan Manajemen Talenta dengan bermain angklung. Sebuah konsep baru yang kami bawakan kepada para leader di LPDB.

Jadi ibaratnya setiap not-not yang ada di angklung itu adalah talenta-talenta manusia. Namun apabila ada ego yang muncul maka tidak akan bisa menghasilkan suara musik yang indah dan merdu.

Dengan manajemen talenta yang baik, maka akan tercipta suara yang harmonis, enak didengar dan bermanfaat bagi sesama.

Begitu juga dalam manajemen DNA talenta, kita harus mengetahui talenta-talenta melalui DNA talenta masing-masing. LPDB! Lancar, Lunas, Lanjutkan! Indonesia Emas 2045, Bisa!" tutur Ary Ginanjar dengan sangat antusias.




Sedangkan melalui media Antara, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo menyampaikan pentingnya program ini dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di internal LPDB-KUMKM.

"Leaders Alignment Program ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa seluruh pimpinan LPDB-KUMKM memiliki visi dan misi yang sejalan serta mampu menerapkan strategi yang efektif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, kami dapat meningkatkan kinerja lembaga secara keseluruhan," ujar Supomo dalam keterangannya.

Supomo menambahkan, Leaders Alignment Program ini dilaksanakan dengan beberapa sasaran strategis mulai dari meningkatkan kapabilitas kepemimpinan guna memastikan bahwa para pimpinan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memimpin tim mereka dengan efektif.

"Menguatkan Visi dan Misi bersama untuk menyelaraskan pemahaman dan komitmen terhadap visi dan misi LPDB-KUMKM di seluruh jajaran pimpinan. Kemudian, mendorong Inovasi dan Kolaborasi untuk menciptakan budaya kerja yang kolaboratif dan inovatif di antara para pimpinan untuk menghasilkan solusi yang efektif dan efisien dalam menghadapi tantangan," kata Supomo.

Selain itu, yang tidak kalah pending adalah untuk meningkatkan kinerja lembaga, sebab dengan kepemimpinan yang kuat dan sinergi antar divisi, LPDB-KUMKM dapat mencapai kinerja yang lebih baik dalam mendukung pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia.

Dengan terlaksananya Leaders Alignment Program ini, diharapkan seluruh pimpinan LPDB-KUMKM dapat menerapkan hasil pelatihan dalam kegiatan sehari-hari mereka, sehingga berdampak positif pada peningkatan kinerja lembaga.

Supomo berharap bahwa program ini dapat menjadi langkah penting dari transformasi kepemimpinan di LPDB-KUMKM, yang pada akhirnya akan membawa dampak signifikan pada pencapaian tujuan strategis lembaga dan peningkatan pelayanan kepada koperasi dan UMKM di Indonesia.

"Harapan kami adalah bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh pimpinan untuk berkomitmen terhadap perbaikan dan peningkatan kinerja LPDB-KUMKM ke depannya," tutup Supomo.

Selengkapnya di sini


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA