Minggu, H / 01 Maret 2026

Lelah Menanti Perbaikan, Warga Kaputren Majalengka Gotong Royong Bangun Jalan Sendiri!

Selasa 17 Feb 2026 08:36 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Infomjlk

ESQNews.id, MAJALENGKA - Semangat gotong royong luar biasa ditunjukkan oleh masyarakat Kampung Kaputren, Desa Putridalem, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Setelah lebih dari lima tahun menderita akibat akses jalan yang rusak parah, warga akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah mandiri dengan membangun jalan sepanjang 300 meter melalui dana swadaya.


Jalan selebar dua meter yang menjadi urat nadi aktivitas warga sekaligus akses utama menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) tersebut, kini tak lagi berlubang dan becek. Melalui donasi yang terkumpul hingga Rp24 juta, warga berhasil menyulap jalan tersebut menjadi rapi dengan pemasangan paving block.


Dana pembangunan ini tidak hanya datang dari kocek warga setempat. Kekuatan ekonomi warga Kaputren yang menjadi pekerja migran di luar negeri turut menjadi kunci. Mereka mengirimkan sumbangan sebagai bentuk kepedulian terhadap kampung halaman.


Yahya, salah satu tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa aksi ini lahir dari rasa keprihatinan yang mendalam. “Kondisinya sudah lama rusak dan belum ada perbaikan dari pihak terkait. Padahal ini akses vital, terutama saat ada warga yang hendak memakamkan jenazah. Akhirnya, lewat musyawarah, kami sepakat bergerak sendiri,” ujarnya.


Sebagai ungkapan kebahagiaan, warga menggelar peresmian sederhana pada Senin (16/2/2026). Prosesi gunting pita oleh tokoh pemuda setempat menandai resminya jalan tersebut untuk digunakan. Suasana kekeluargaan pun pecah saat warga menggelar acara makan bersama di sepanjang jalan baru tersebut.


Menariknya, momentum rampungnya jalan ini bertepatan dengan tradisi munggahan. Warga berharap, saat para perantau pulang kampung menjelang Ramadhan nanti, mereka bisa berziarah ke makam keluarga dengan nyaman tanpa harus berjibaku dengan lumpur.


Aksi nyata warga Kaputren ini menjadi pengingat kuat bahwa di tengah keterbatasan anggaran, kekuatan solidaritas dan budaya gotong royong masyarakat Majalengka masih menjadi senjata ampuh untuk membangun daerah. (infomjlk)


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA