ESQNews.id, JAKARTA - Keberlanjutan dari penyerahan piala BerAKHLAK kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Provinsi Jambi yang dinobatkan oleh ACT Consulting International sebagai Juara 3 Indeks Implementasi Nilai Akuntabel, berlanjut dengan diikutinya Training ESQ Executive.
Dihadiri oleh Dr. Askar Jaya selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci selama dua hari di menara 165, Jakarta Selatan pada tanggal 17-18 Juni 2023 untuk join pelatihan ESQ yang dibawakan langsung oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian.
<more>
Sebelum mengikuti training, telah diadakan penyerahan piala kepada Bupati Kabupaten Kerinci pada tanggal 31 Mei 2023 langsung oleh Ary Ginanjar selaku founder dari ACT Consulting International di Menara 165, Jakarta Selatan.
Sebagai info, hasil dari penilaian Juara 3 Indeks Implementasi Nilai Akuntabel dilatarbelakangi oleh ACT Consulting International yang mendapat amanah dari KemenPANRB untuk mengukur kesehatan budaya kerja (penerapan core values BerAKHLAK) di seluruh Kementerian, Lembaga, Pemkab, Pemprov, Pemkot dan lainnya termasuk Kabupaten Kerinci.
Sebelumnya pada penyerahan piala di tanggal 31 Mei 2023, Bupati Kabupaten Kerinci mengatakan bahwa penilaian yang diterima boleh jadi terlihat dari kejujuran pemerintah kabupaten (pemkab) yang menolak tegas sogok menyogok. Sehingga tidak ada satupun pihak penerimaan pegawai atau kenaikan jabatan hasil menyogok.
Terkait dengan penyebarluasan core values BerAKHLAK tak hanya sampai di jajaran atas saja, tapi menjadi perhatian untuk bisa menyebar hingga jajaran paling bawah yakni staff. Karena bagi Bupati Kabupaten Kerinci saat itu mengatakan,
“Kalau pimpinannya sudah BerAKHLAK, tentu akan sampai ke jajaran bawah hingga masyarakat yang BerAKHLAK juga. Oleh karenanya kami mengajak ESQ untuk berkolaborasi dalam hal ini.”
Sehingga hadirlah perwakilan dari Pemkab Kerinci di training paling favorit sejak 22 tahun lalu yang sudah mengubah hidup dan cara berpikir jutaan orang. Pelatihan yang berawal dari sebuah buku berjudul ESQ (Emotional Spiritual Quotient) karya Ary Ginanjar Agustian yang sudah terjual lebih dari 2,5 juta copy dan kemudian ditransformasikan ke dalam bentuk pelatihan.
Sebagai bentuk dari kolaborasi antara Pemkab Kerinci dan ACT Consulting International keberlanjutan dalam training executive yang akan membantu menemukan cara hidup lebih membahagiakan, mengisi hati dengan sesuatu yang lebih bermakna, membentuk jiwa yang teguh dan mencapai kualitas hidup yang lebih tinggi.
Manfaat dari training ini langsung dirasakan oleh Dr. Askar Jaya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci yang hadir selama dua hari dalam training executive.
“Kita dibekali dengan pengetahuan yang belum kami peroleh sebelumnya. Kami pribadi merasakan pengetahuan luar biasa.”
Diakui pula oleh Askar bahwasannya mereka sudah menempuh pendidikan yang tinggi, mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Perguruan Tinggi, hingga S3, namun ilmu yang dijabarkan dalam training executive malah belum ditemukan dalam perjalanan panjang itu.
Karena dalam pendidikan, hanya ada kecerdasan intelektual. Sedangkan dalam training executive diperkenalkan kecerdasan spiritual dan emosional, serta disatu padukanlah hingga membentuk karakter yang bermakna.
“Kami merasa suatu pencerahan yg luar biasa atas kedekatan kami dengan allah swt, rasul, dan para nabi. Yang menjadi kami tergugah dan merasakan dekapan yang cukup dekat dengan Dzat yang Maha Pencipta.” tambahnya.
Kebanyakan orang saat ini semangat bekerja dan beraktivitas dikarenakan dorongan kepastian (materi), tapi pada kenyataannya di akhir karier mereka belum juga menemukan kebahagiaan yang dicari.
Ada pula yang semangat karena dorongan untuk melakukan hal-hal berbeda untuk memenuhi tantangan, tidak sedikit juga demi kedudukan atau eksistensi diri. Namun, rasa jemu dan kebosanan tetap hadir.
Pada sisi lain, ada yang semangat karena cinta (relasi dan keluarga), perkembangan (prestasi), serta kontribusi. Namun bisa dibuktikan pada masa pandemi kemarin yang kita alami bersama, ternyata semua itu tidak memberikan kebahagiaan yang diinginkan.
Akhirnya, semua itu memberikan kita pelajaran dan kesadaran akan apa yang sebenarnya kita cari, apa yang diinginkan.
Maka dengan proses training executive ini mengajak para peserta pun terutama Pemkab Kerinci untuk memberikan pengalaman menemukan alasan tertinggi (meaning & purpose) dibalik setiap apa yang dilakukan, pada akhirnya akan membangkitkan dorongan terbesar dari dalam diri untuk berkarya lebih dan berkinerja tinggi.
“Kami merasa pelatihan yang sudah dilalui selama dua hari amat berarti, dan mudah-mudahan akan kami bisa tularkan serta sebarluaskan untuk melaksanakan misi jangka panjang, yakni hari akhir.” Kepala Dinas Lingkungan Hidup itu membagikan pengalamannya selama dua hari penuh mengikuti training executive.
Dengan tiga pertanyaan mendasar dalam kehidupan, siapa saya? Dimana saya? Dan mau kemana saya? Adalah pertanyaan yang jika kita mampu menjawabnya, maka “Grand Why” lah yang ada di balik setiap aktivitas yang dilakukan, membuat diri menjadi berbeda dari sebelumnya, dorongan itulah diatas dari semua dorongan materi dan emosional.
Askar Jaya juga setuju, bahwa tiga pertanyaan tersebut harus dapat dijawab oleh semua orang dan berharap bisa mengajak lebih banyak orang untuk mengenal tiga pertanyaan tersebut. Terutama ASN dalam Kabupaten Kerinci, Jambi.
“Kami berharap dengan ini bisa melaksanakan tugas dan amanah untuk mewujudkan Kabupaten Kerinci sejahtera, makmur, dan adil dalam kondisi lebih baik.” Tutup Askar Jaya dengan harapan ke depan mengenai Kabupaten Kerinci.



