ESQNews.id, JAKARTA - "Kita akan melakukan evakuasi
pasien Covid-19," kata Ali Murthadho, Kepala Unit Angkutan Sekolah kepada
beberapa awak media pada Selasa (3/11/2020).
Sejak pertengahan Maret 2020 lalu, bus sekolah yang biasanya
digunakan untuk mengantar jemput para pelajar beralih fungsi menjadi alat
angkut Pasien Covid-19.
Bus yang digunakan yakni milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta, yang telah dimodifikasi menyerupai ambulans.

“Kami khawatir dan lebih cemas kepada keluarga. Saya sempat
dinyatakan positif, jadi saya menyarankan menjaga protokol kesehatan itu sangat penting
untuk kalian,” pesan Agus Ramlan salah satu dari beberapa supir sekolah.
Sekitar 12 Armada Bus dan 32 Supir bekerja untuk mengevakuasi pasien Covid-19.

"Ada beberapa kiat yang kita pegang, pertama
memberikan teladan kepada pengemudi untuk memberikan langkah-langkah evakuasi,
memberikan arahan protokol kesehatan, serta memberikan perlengkapan yang maksimal
dalam pelaksanaan evakuasi," jelas Ali.
Semua pengemudi yang bertugas wajib menjalankan 3M (Menjaga jarak, Mencuci tangan, dan Memakai masker). Penyemprotan disinfektan dilakukan sebelum dan sesudah penjemputan pasien.






