Senin, H / 02 Februari 2026

Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri Himbau Anak Didiknya Serius Ikuti Pelatihan ESQ, Termasuk 3 Negara Ini!

Senin 13 Jun 2022 11:16 WIB

Reporter :EDQP

Potret Saat Acara Berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Brigjen Pol Nasri, S.I.K., M.H. (KASESPIMMEN SESPIM) berkesempatan hadir dalam acara Pelatihan ESQ Transformational Leadership Serdik Sespimmen Polri Dikreg – 62 T.A 2022. Perhelatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 13-15 Juni 2022 secara offline di Gedung Utaryo, Bandung, Jawa Barat.

 

“Kegiatan pelatihan kepemimpinan transfomasional (ESQ) ini diikuti dengan jumlah peserta didik sebanyak 225 orang yang terdiri dari 193 orang peserta didik Polri, 168 orang peserta didik reguler dan 25 orang peserta didik matrikulasi, serta 30 orang peserta didik dari TNI, dan 2 orang peserta didik dari manca negara yakni Malaysia dan Philipina,” paparnya sekaligus membuka acara pagi hari ini.

 

Acara kali ini mengusung tema besar pendidikan “Mewujudkan pimpinan tingkat menengah Polri, Kementerian dan Lembaga yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (presisi) untuk Indonesia maju.”

 

“Mengingat perkembangan isu global, regional dan nasional saat ini juga merupakan tantangan yang harus kita hadapi bersama yaitu dengan menyiapkan pemimpin yang terlatih dan memiliki wawasan serta langkah - langkah strategis guna menjawab persoalan yang ada,” lanjutnya.

 

Brigjen Pol Nasri menambahkan, “Sehingga selama mengikuti pendidikan di Sespimmen ini para peserta didik akan dibekali dengan wawasan dan latihan - latihan kepemimpinan yang bermanfaat dalam pelaksanaan tugas.”



 

Pria yang mengenakan seragam rapinya itu menghimbau agar Polri terus berbenah diri khususnya Sespim Lemdiklat Polri dalam melakukan perubahan-perubahan sejalan dengan kebijakan Kapolri terkait transformasi menuju Polri yang presisi dalam program menjadikan SDM Polri yang unggul di era police 4.0. Dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

“Untuk itulah pelatihan kepemimpinan transformasional (ESQ) yang diselenggarakan selama tiga hari ini sebagai upaya mewujudkan pimpinan tingkat menengah Polri, Kementerian dan Lembaga yang prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan (presisi) untuk Indonesia maju, sehingga nantinya mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat serta meningkatkan kemampuan. Dan tujuan dari pelatihan ini dapat diimplementasikan sesuai ilmu yang telah diterima,” tutupnya.

 

Dalam kesempatannya, Brigjen Pol Nasri juga ditemani oleh Kombes Pol Irsan, S.I.K., M.Si. (KABAG JARLAT SESPIMMEN), Kombes Pol Muslikhun, S.I.K. (KAKORSIS SESPIMMEN), Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si. (KABAG BINDIK SESPIMMEN), Kombes Pol Asep Taufik, SIK (Seslem Sespim) serta turut mengundang Founder ESQ Group Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian dan Kadernya Iman G. Herdimansyah.


 

“Saya ingin memberikan penghargaan terlebih dulu, karena masih terus dilibatkan untuk membangun pemimpin masa depan di Polri khususnya di Sespimmen ini. Dari zaman Presiden SBY, sudah 20 tahun saya bersama rekan-rekan Kepolisian dalam membangun moral, karakter serta kepemimpinan,” kata Ary mengawali sambutannya  dari zoom meeting.

 

Tokoh Pembangunan Karakter itu ungkapkan rasa bangganya kepada insan Abdi Negara ini, “Sehingga saya merasa dekat sekali dengan polisi dan saya selalu mengatakan Indonesia Emas 2045 akan lahir apabila polisi emas itu dilahirkan. Untuk itu, Pak Dwi Purwanto sekarang menjadi Kepala Sekolah di Kampus ESQ Business School karena saking dekatnya dengan teman-teman Kepolisian.”

 


 

Ary Ginanjar juga menanggapi apa yang disampaikan oleh Kasespimmen Sespim soal menyiapkan pemimpin yang terlatih dan memiliki wawasan serta langkah - langkah strategis guna menjawab persoalan yang ada, dengan melihat kondisi atau era saat ini.

 

“Saya ingin sampaikan tentang tantangan polisi masa depan 4.0 menuju 5.0 yang dinamakan Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Oleh karenanya, untuk membangun polisi di masa depan kalian harus memiliki 5 agility, change agility yakni mampu beradaptasi dengan perubahan apapun, mental agility yakni mampu bertahan dalam kondisi apapun, people agility yakni mampu bekerja sama dengan siapapun, learning agility yakni mampu memahami dan mempelajari hal baru dengan cepat, dan result agility yakni mampu tetap berprestasi dalam kondisi apapun,” paparnya kepada Koordinator widyaiswara sespimmen, Para kabag sespimmen polri, Kakorsis sespimmen polri, Para widyaiswara selaku pendamping latihan, Para trainer/instruktur ESQ, Para peserta didik sespimmen polri dikreg ke-62 T.A 2022.



 

Ia melanjutkan, “Anda-lah pemegang tanggungjawab besar. Artinya, untuk membangun polisi di masa depan ada di tangan Anda semua.”


<more>


Sebagai informasi, Sespimmen bertugas menyelenggarakan, menyusun, merumuskan program pendidikan, pengajaran, pelatihan, bimbingan atau pemeliharaan, disiplin, perwira siswa di lingkungan Sespimmen. Sedangkan Sespim merupakan unsur pelaksana utama yang berada di bawah Kalemdiklat.


Pendidikan Sespim Polri tersebut terdiri atas Sekolah staf dan pimpinan tinggi (Sespimti), Sekolah staf dan pimpinan menengah (Sespimmen) serta Sekolah staf dan pimpinan pertama (Sespimma) Polri.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA