Senin, H / 02 Februari 2026

ISEF 2021, Kupas Tuntas Cara Mendorong Skala Bisnis Pelaku Usaha Melalui Produk Keuangan Syariah Bersama ESQ (Xaham.id) & 6 Lembaga Ini

Kamis 07 Oct 2021 12:05 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Potret Saat Acara Berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Setiap tahunnya, Bank Indonesia menggelar sebuah event ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia. Event tersebut biasa dikenal dengan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF). Kegiatan kali ini, mengusung tema tentang Business Linkage Keuangan Syariah – Bulan Pembiayaan Syariah.

 

Ada beberapa rangkaian acara dalam ISEF ke 8 tahun 2021 ini yakni Webinar dan Coaching produk keuangan syariah, Business matching (one on one meeting) dan Business deal.

 

Webinar dan Coaching digelar pada Kamis (7/10/2021) pukul 09.30 WIB s.d selesai melalui Zoom Meeting. Acara daring ini dihadiri oleh kurang lebih 100 orang dari berbagai kalangan seperti pelaku usaha, anggota IKRA, binaan mitra strategis yang telah mendaftar sebelumnya dan lain-lain.



 

Di awal sesi, ada sambutan dari Direktur Grup Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah, Ita Rulina.

 

“Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi gap antara sektor keuangan, terutama sektor keuangan syariah, dengan sektor riil. Sehingga dapat meningkatkan inklusi keuangan nasional,” katanya.

 

Ia bersama tim juga berharap agar rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan literasi dan memperluas akses pelaku usaha terhadap produk dan jasa keuangan.



 <more>


Oleh karenanya, Ita bersama tim Bank Indonesia berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS), Ammana, ESQ Leadership Center dan Xaham.id.

 

“ESQ dan Xaham.id akan memberikan semangat serta motivasi kepada kita semua perihal kesehatan keuangan syariah. Sedangkan di akhir sesi hadir tim dari Ammana Fintek Syariah terbaik di Indonesia, yang akan membagikan program pendanaan keuangan syariah,” sambung wanita berkerudung mustard itu.



 

Hadir juga beberapa narasumber yang telah memberikan Workshop Produk Keuangan Syariah yakni CEO PT Ammana Fintek Syariah, Trainer dan Konsultan ESQ (webinar dan coaching), Direksi PT BTPN Syariah (Produk Pembiayaan UMKM), Direksi PT Pegadaian Unit Syariah (Produk Investasi Emas dan Gadai Syariah), CEO PT Shafiq Digital Indonesia (Securities Crowd Funding untuk pelaku UMKM), CEO PT Dana Syariah Indonesia (Produk Pembiayaan UMKM), Direksi BPRS Rif’atul Ummah (Produk Pembiayaan UMKM), dan Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (Produk Asuransi Mikro Syariah SiBijak).



 

Saat sesi webinar dan coaching, para peserta dipandu langsung oleh Rinaldi Agusyana, trainer dan konsultan ESQ, ditemani oleh Akbar (Asisten trainer). Rinaldi membawakan webinar dengan tema FINTECH BUSINESSS COACHING.  Di dalamnya membahas tentang Business 3 R (Reliable, Repeatable, Replicable) serta Business Mindset, Business Health Check, dan Business Matching.

 

“Kami menyebutnya 3R untuk kemajuan atau yang perlu diperhatikan oleh sebuah bisnis atau yang punya usaha. Reliable, artinya management, proses, laporannya bisa diandalkan oleh khalayak. Lalu, bukan hanya dalam waktu tertentu saja bisa diandalkannya namun harus bisa di-Repeatable (diulang),” paparnya dari Studio lantai 23 Menara 165.



 

Menurutnya, bisnis yang dapat di Repeatable adalah bisnis yang terus dimonitor, dan diperbaiki dari waktu ke waktu (terus berinovasi). Sedangkan yang terakhir adalah yang sistemnya sudah berjalan dengan baik. Ketika bisnis atau usaha itu diaplikasikan di tempat lain (Replicable) hasilnya sama.




Di penghujung acara, Coach Sulestiono, Perwakilan dari tim ESQ dan Xaham.id memperkenalkan sebuah tools bernama Business Health Check (BHC). Tujuan tools tersebut adalah untuk mengetahui kesehatan bisnis seseorang atau perusahaan. Menurut Anjar (Founder Xaham.id), BHC ini dilengkapi dengan teknologi yang modern dalam proses pemeriksaannya. 


Selengkapnya tentang BHC, bisa klik link di sini 




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA