Senin, H / 02 Februari 2026

Inilah Rakornas Kepegawaian Bersama ESQ di Batam, Wujudkan Birokrasi dan Manajemen ASN yang BerAKHLAK

Kamis 21 Jul 2022 16:30 WIB

Reporter :EDQP

Potret Saat Acara Berlangsung

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA – Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau jadi tuan rumah saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian tahun 2022. Acara tersebut digelar secara hybrid pada Kamis (21/7/2022). Jumlah peserta yang hadir secara luring di Hotel Marriot Harbour Bay sebanyak 500 orang dan secara daring sebanyak 11.000 orang (via zoom meeting dan Youtube).

 

Rakornas yang mengangkat tema "Birokrasi dan Manajemen ASN di Masa Depan” ini dihadiri oleh Kepala BKN, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama BKN, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kemeterian/Lembaga Pusat dan Pejabat Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Nasional Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa pemilihan tema rakornas sejalan dengan perkembangan teknologi dan peruabahn lingkungan yang sangat cepat. Sehingga birokrasi yang adaptif perlu dipercepat pembangunannya untuk mengikuti perubahan dan perkembangan zaman.


 

Ia berharap melalui rakornas ini terbentuk kolaborasi yang kohesif dan sharing of knowledge terkait birokrasi dan manajemen ASN di masa depan.

 

"Persamaan persepsi dalam implementasi manajemen ASN akan berdampak dalam pelayanan publik yang baik bagi masyarakat," ujarnya.


 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang juga turut hadir mengatakan bahwa, “Kegiatan ini akan jadi sarat topik menarik. Saya berharap Rakornas Kepegawaian ini dapat membangun komitmen bersama dalam rangka memperkuat konsolidasi dalam pembinaan Manajemen Kepegawaian dengan seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian.”

 

Ia juga berharap, pelaksanaan Rakornas bisa melahirkan roadmap bagi peningkatan kapasitas sumber daya ASN ke depan. Sehingga bisa mewujudkan birokrasi dan manajemen ASN yang BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif).

 

"Keberhasilan tata kelola di republik ini sungguh sangat ditentukan rona dan warnanya oleh ASN. ASN ini harus menjadi ujung tombak dan itulah yang menurut kami menjadi sangat urgent," katanya.


 <more>


Untuk bisa wujudkan hal tersebut, sejumlah narasumber turut serta, baik secara langsung maupun virtual. Di antaranya Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini, IT Executive Vice President BCA Fransiscus Kaurrany. Kemudian Head of People Operation Grab Indonesia Fini Margarina, Faunding ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian dan Manager of PMO PT Pegadaian Persero Muhammad Ananda Rizky Putra.


 

Mengawali sesi, Ary mengutip kalimat dari Barrack Obama yang intinya, “Perubahan itu tidak akan datang kalau kita menunggu orang lain dan menunggu waktu. Kitalah orang yang ditunggu itu. Kitalah perubah yang dicari itu.”

 

“Saya hanya bicara satu jam dan saya diminta untuk menciptakan sebuah perubahan, itu Imposibble. Tetapi akan menjadi kenyataan kalau hari ini yang hadir punya niat untuk merubah ASN menjadi world class, menciptakan perubahan untuk Indonesia,” ucap pria yang juga mantan ASN itu.

 

Ary juga mengingatkan bahwa kita semua ini hidup di jaman yang namanya Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Untuk itu, para ASN dianjurkan memiliki 5 agility.



 

“Dan untuk membangun ASN masa depan, kalian harus memiliki 5 agility, change agility yakni mampu beradaptasi dengan perubahan apapun, mental agility yakni mampu bertahan dalam kondisi apapun, people agility yakni mampu bekerja sama dengan siapapun, learning agility yakni mampu memahami dan mempelajari hal baru dengan cepat, dan result agility yakni mampu tetap berprestasi dalam kondisi apapun,” paparnya.


 

Hasil riset Boston Consulting Group menyatakan bahwa 70 persen transformasi digital itu gagal dan tidak mencapai tujuan bahkan pada saat para pemimpin sangat berkomitmen untuk mewujudkannya. Dan 62 persen responden menilai budaya kerja menjadi hambatan utama dalam transformasi digital.


“Lalu apa kuncinya agar kita tidak menjadi bagian yang 70% tersebut? Kuncinya adalah Resourcefulness atau your heart, your energy, your power, your mission,” sambungnya.


Di sela sela acara, ditayangkan sebuah video penganugerahan BKN Award yang pertama dengan berbagai kategori. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada instansi yang telah menerapkan manajemen ASN dengan baik.

 



Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA