ESQNews.id, BEKASI - Telah digelar soft launching Balai Harmoni pada hari
Sabtu, 25 Februari 2023 di Jatikarya, Bekasi. Balai Harmoni ini didirikan oleh
Coach Eviyanti (ESQ 3.0 Coach). Ia berharap Balai Harmoni ini bisa berkembang
pesat (Growth) serta menjadi wellness center (dapat menciptakan kondisi sehat
yang menyeluruh secara fisik, mental, dan emosional).
Pada sambutan dalam prosesi soft launching tersebut, Coach Eviyanti menceritakan sedikit sejarah mengenai Sekolah yang ia dirikan bernama Quantum Inti Indonesia yang berada di Jatikarya, Bekasi hingga berdirinya Balai Harmoni yang tempatnya berhadapan dengan KB-TK Quantum Inti Indonesia.

“Sekolah kami berdiri pada tahun 2007. Beberapa kali Allah kirimkan anak kebutuhan khusus untuk menjadi bagian dari siswa kami, namun karena keterbatasan, berat hati kami tolak."
"Namun pada tahun berikutnya, lebih banyak lagi anak
berkebutuhan khusus yang datang sehingga orang tua meminta dengan sungguh untuk
Quantum Inti bisa menerima mereka. Maka dengan basmallah kami terima dan secara
resmi mengikrarkan serta membuka layanan untuk anak berkebutuhan khusus dengan
istilah growth and wellness center," paparnya.
Melanjutkan sambutannya, Coach Eviyanti selaku founder dari
Balai Harmoni mendeklarasikan tujuan dari dibangunnya Balai Harmoni,
“Tujuan kami ingin membangun bangsa melalui keluarga yang
peduli terhadap pendidikan anak. Maka dari itu, saya mengajak bapak dan ibu
untuk belajar bersama menjadi orang tua yang lebih baik.
Karenanya, Balai Harmoni hadir membentuk komunitas orang tua
untuk belajar bersama. Kami berkomitmen untuk hadir dalam peran membangun
bangsa bersama keluarga.”
Saat ini Balai Harmoni menyediakan berbagai sesi konsultasi.
Mulai dari untuk anak berkebutuhan khusus hingga orang tua.
Pada soft launching, Balai Harmoni menghadirkan empat pembicara untuk dua sesi talkshow yang bertemakan tentang keluarga.

<more>
Talkshow pertama dibawakan oleh Dr. Dra. Nilam Widyarini, M.Si, Psikolog, CCH dan Ustadz Arif dengan judul "Berdamai dengan Diri Sendiri."
Kemudian, pada talkshow kedua dengan judul Relasi Orangtua dan Anak oleh Amelia Hanifa Iswan, M. Psi., Psikolog dan Almira Rahma, S.Psi., CHt., CT.

“Kunci dari hubungan yang sehat antara orang tua dan anak adalah komunikasi," sebut Almira Rahma.
Banyak sekali permasalahan keluarga dimulai dari komunikasi. Maka, penting untuk membangun komunikasi yang baik supaya terjalin hubungan yang sehat bagi keduanya, yaitu anak dan juga orang tua.
“Relasi yang sehat itu dimana hubungan antara orang tua dan anak
yang saling percaya, saling menghargai, dan kebutuhan keduanya terpenuhi. Ini
akan berdampak positif dari hubungan yang sehat," tambah Amelia mengenai
relasi sehat antara orangtua dan anak.
Kedua pembicara pada sesi talkshow ini juga sepakat, bahwa Teknik
Coaching sangat berpengaruh dalam membangun komunikasi yang harmonis.
Teknik coaching melatih untuk lebih banyak mendengarkan,
sehingga dengan cara ini orang tua membuka telinganya dan anak pun akan terbuka
serta merasa nyaman bercerita dengan orang tua.
Balai Harmoni ramai dikunjungi oleh tamu undangan, termasuk para coach dari ASESCO (Associate ESQ 3.0 Coach) turut mendukung aktivitas Balai Harmoni ke depannya sesuai dengan tujuan yang telah dibuat oleh Coach Eviyanti selaku founder.
"Semoga Balai Harmoni dapat menjadi growth and wellness center yang dapat membangun bangsa mulai dari keluarga," harap Coach Evi.

Informasi tambahan, Evi yang berprofesi sebagai Coach itu sebelumnya pernah mengikuti ESQ Coaching Academy. ESQ Coaching Academy adalah satu-satunya lembaga yang mengeluarkan Coaching Certification berstandar BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Sertifikasi tersebut bisa menjadi salah satu bekal penting untuk menunjukkan kualitas, nilai jual, kompetensi, kepercayaan, hingga pengembangan karir seseorang.
Sedangkan 3.0 Coaching Certification adalah sebuah program
training dan sertifikasi coaching Indonesia yang akan mencetak peserta menjadi
coach profesional. Metode coaching ini dirangkum oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar
Agustian (Founder ESQ Group) yang dipelajari dari hasil pengalaman membentuk
karakter manusia lebih dari 20 tahun.
Metode Coaching adalah sebuah teknik bertanya dan mendengarkan seseorang tanpa ada unsur menasehatinya. Tujuannya adalah untuk menggali potensi yang ada pada dirinya, perencanaan strategi, bahkan mempunyai perencanaan untuk menyelesaikan permasalahannya tanpa diberikan saran atau masukan dari orang lain.
“Manusia bukanlah ember yang harus diisi, namun api yang harus dinyalakan” Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian.
Metode yang melihat manusia secara utuh dengan menggabungkan sisi inteketual, emosional, dan spiritual. Metode yang terbukti efektif mengembangkan karakter tiap-tiap individu dalam berbagai aspek kehidupan.
Dikatakan oleh Ary, Para peserta atau calon coach
profesional akan mengetahui panduan lengkap bagaimana caranya untuk menemukan
meaning dan purpose of life dari orang lain, untuk bisa mencapai hasil yang
eksponensial. Selain itu, peserta juga akan mengikuti serangkaian tes untuk
sertifikasi profesi.
Menurut sang Penggiat transformasi budaya organisasi, "Tujuan dengan adanya metode coaching adalah untuk mengetahui cara menemukan diri anda sendiri dan anda juga bisa menyelesaikan permasalahan orang lain hanya dengan memahami ilmu ini biarkan dia mengalir biarkan dia keluar dan biarkan dia menerangi alam semesta dengan cahaya yang Tuhan berikan di hatinya."





