ESQNews.id, JAKARTA - IBIMA, IOI dan ESQ menyelenggarakan Forum Pengusaha & Eksekutif Bisnis, Industri, dan Korporasi Indonesia, di Gibraltar Ballroom, Menara 165, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2024) dengan mengangkat tema “To Be Best World Class Company & The Best Operational Excellence."
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun korporasi yang berkelas dunia (Best World Class Company) dan mewujudkan korporasi yang profitable, produktivitas tinggi, dan the best operational excellence company.
Forum Pengusaha ini dihadiri oleh Para Pengusaha besar, sedang dan kecil serta para Eksekutif & Praktisi Bisnis Tanah Air antara lain; I Made Dana Tangkas (Founder & CEO IBIMA), Ary Ginanjar Agustian (Founder & CEO ESQ), Laksamana Dr. Ade Supandi (Kasal AL 2014-2018), serta dukungan dari Founder & Owner Triputra Group – Theodore P. Rachmat, dan Owner Sintesa Group sekaligus Ketua Umum Apindo – Shinta W. Kamdani.
Acara ini dihadiri sekitar 75 orang para pengusaha dari BUMN, PT. Dirgantara Indonesia, INKA, KS dan juga dari BUMS yaitu Adaro Group, Toyota Group, ESQ, Komatsu, UTE serta pemilik bisnis dan asosiasi besar Hinabi, IPERINDO, IISIA, dan IKM UKM Tanah Air seperti PIKKO, PIKKKA, PIKKI, KOPITU, APEK, Kawasan Tegal, Komunitas Majapahit dan Komunitas Madein Indonesia Superconnection & Global Network serta Komunitas ABILEC (APINDO Business & Industry Learning Center), UAG (Universitas Ary Ginanjar) dan masih banyak lainnya.
Menurut Founder dan Presiden Direktur/CEO IBIMA, I Made Dana Maryana Tangkas, fokus pembahasan forum ini adalah bagaimana menjadikan para Pengusaha dan Eksekutif bisnis berwawasan kelas dunia dan juga menciptakan upaya menjadi perusahaan berkelas dunia, juga tantangan dan sharing experience for achieving the best world class business & industry.
Forum Pengusaha dan Eksekutif Bisnis, Industri & Korporasi Indonesia yang pertama ini diharapkan menjadi gerakan pengembangan ekonomi, bisnis dan industri bersama seluruh pengusaha Indonesia.
“Ya fokus kami selanjutnya juga secara korporasi membangun keunggulan operasional dan building the best business & industry way, the best practices & lesson learning from Toyota Global Company, best business / industry and best world class corporation as well as the best operational excellence company,” ujar pemegang Sabuk Hitam DAN 5 Jujitsu ini.
Ditambahkan oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar, fokus selanjutnya yaitu membangun nilai-nilai perusahaan dan motivasi leadership yang kuat & berakar dalam kegiatan korporasi.
"Perlunya kepemimpinan strategis dalam konteks bisnis nasional dan global network dan juga aplikasi dari para talent (yang telah digembleng melalui TalentDNA assessment dan pengembangannya).
Termasuk memberi sharing session & insights on strategic leadership in the context of a world-class company and building the business in the global network.
Kemudian yang terakhir, pentingnya membangun karakter dan leadership dalam mencapai bisnis berkelanjutan atau membangun korporasi yang berkelas dunia dengan penerapan the best practices in business/industry & corporation leadership development yang sudah dikembangkan melalui ESQ Way dan 7 Budi Utama (Jujur, Tanggungjawab, Visioner, Disiplin, Kerjasama, Adil dan Peduli)."
Melansir dari media massa, dalam pengembangan Leadership juga ditambahkan oleh Laksamana (purn) Dr. Ade Supandi, yang menjelaskan, bahwa di sektor kemaritiman, Indonesia juga berupaya meningkatkan kemandirian melalui kepemimpinan yang kuat dalam menentukan kerjasama dengan negara asing dan penetapan pilihan dalam pengembangan kapabilitas industri perkapalan maupun pengolahan perikanan di dalam negeri.
Termasuk pengembangan kemampuan PT PAL dan industri perkapalan nasional lainnya serta membangun industri pengolahan ikan secara terintegrasi untuk keperluan konsumsi dalam negeri maupun memenuhi pasar ekspor.
<more>
Forum Pengusaha dan Eksekutif berikutnya akan lebih fokus membahas pengembangan industri Logam dan hilirisasinya dalam berbagai produk otomotif, konstruksi & infrastruktur dan lain sebagainya melalui pelaku usaha dari BUMN dan BUMS secara terintegrasi.