ESQNews.id, JAKARTA – Menindaklanjuti acara yang telah
digelar pekan lalu oleh ratusan millennial Telkom Indonesia-IndiHome dengan
sebutan HERO (Head Representative Office) dari seluruh Indonesia, Indonesia
Digital Home (IndiHome) adakan moment dengan tema “Leadership Territory for
KAKANDATEL Be The Leader of Change” pada Senin 20 Juni 2022 secara offline di
Hotel Sultan Jakarta.
Kali ini yang hadir adalah FM Venusiana (Direktur Consumer
Service), Para Senior Leader Telkom, Para Kepala Kantor Daerah Telkom Regional
1 sampai 7 seluruh Indonesia.

IndiHome merupakan salah satu produk layanan dari PT Telkom
Indonesia Tbk berupa paket layanan komunikasi dan data seperti telepon rumah,
internet, dan layanan televisi interaktif.
Salah satu tujuan dilaksanakan agenda ini yaitu berdiskusi serta membuat beberapa strategi untuk mencapai target khususnya di akhir tahun 2022.
Selain hiburan, organisasi yang identik dengan warna merah
ini mengundang beberapa narasumber. Salah satunya Founder ESQ Group Ary
Ginanjar Agustian. Kehadirannya disambut hangat oleh wanita cantik bernama Venusiana.
“Di sini saya ingin memberikan semangat untuk para
kakandatel dalam mencapai target-targetnya, yaitu menghidupkan energi mereka. Ini
saja dulu,” papar Ary dengan pakaian dengan gaya khas anak millennial.

Pria yang pernah menjadi staff Telkomsel 25 tahun lalu itu
melanjutkan, “Karena rumus untuk performance adalah kompetensi dikali energi. Jika
kompetensinya berapa pun tapi energinya rendah maka akan rendah juga
pencapaiannya.”
“Lalu bagaimana caranya me-manage energi dalam waktu cepat? Menurut sebuah riset yaitu dengan rumus GKF (Gerak, Kata, Fokus). Dalam buku Psychology Applied yang ditulis oleh George W Crane dikatakan bahwa Gerakan adalah pendahulu emosi, Anda dapat mengendalikan emosi secara langsung dengan gerakan dan tindakan. Maka dengan merubah gerakan fisik kita, yang terjadi emosi kita ikut berubah,” paparnya.
Ia melanjutkan, “Dikatakan pula oleh Anthony Robbin bahwa
Emotion is Created by Motion, ini sebabnya dalam beberapa seminar kita diminta
untuk melakukan gerakan-gerakan yang dapat menimbulkan emosi dan semangat. Inilah
sebabnya saya mengajak Anda untuk berdiri dan menggerakan badan Anda ikuti
alunan musik.”
Seketika lagu dengan ritme yang energik mengisi ruangan
seminar. Insan Telkom Indonesia terlihat ikuti irama, wajanya nampakkan ekspresi
tersenyum, bahkan tertawa riang.
“Katakannn dengan keras, bahwa target bisa tercapaiiiii,”
kata Ary dengan suara lantang.
Ratusan pimpinan IndiHome katakan “Bisaaaaa” sambil kepalkan tangannya ke atas dengan penuh antusiasme dan nada tinggi tanda semangat.

Ary tersenyum melihat ‘pemandangan’ yang kompak tersebut.
“Kemudian bangun yang namanya Sincere Interest dengan tim Anda. Apa dampaknya? Pegawai yang menemukan makna bekerja cenderung bekerja lebih keras, lebih kreatif dan lebih tahan banting sehingga 3x lebih tinggi kemungkinannya untuk bertahan di organisasinya. 4x lebih terikat dengan pekerjaannya, 7x lebih baik dalam hal kepuasan bekerja. Hal itu semua memberikan dampak positif terhadap kinerja organisasi. Saat pegawai menemukan makna bekerja, maka organisasi tersebut mendapatkan kepuasan pelanggan yang lebih baik," lanjutnya.




