Enam kebiasaan baik dalam pengelolaan finansial ala ESQ RICHMIND:
- Biasakan mengalokasikan dana yang khusus akan diinvestasikan
dalam jangka panjang, ibaratnya setelah melakukan investasi lalu lupakan. Minimal
alokasi untuk investasi ini adalah 10% dari penghasilan Anda. (LTSS 10%)
- Biasakan membuat rencana dari apa yang ingin Anda capai
dalam 3-5 tahun yang akan datang. Anda harus mengalokasikan dana khusus untuk
mewujudkan rencana ini. Jangan biasakan berhutang, menabunglah dengan cara yang
cerdas untuk membiayai rencana-rencana Anda. Alokasi untuk pos ini minimal 10%
dari penghasilan.
Untuk poin 1 dan 2 biasakan dilakukan di awal menerima penghasilan, bukan menunggu sisa gaji. (FFA 10%)
<more> - Kebiasaan berikutnya adalah investasi pada diri sendiri
berupa peningkatan skill dan knowledge, alokasi untuk area ini minimal 10% dari
penghasilan. Perlu dipahami investasi yang tidak akan hilang adalah investasi
pendidikan untuk diri sendiri. Jika Anda ingin meningkatkan penghasilan
bukanlah dengan cara lembur tapi meningkatkan nilai dari setiap jam yang Anda
barter untuk bekerja. (EDU 10%)
- Memiliki kebiasaan untuk berbagi kepada sesama, bagi yang
muslim menunaikan kewajiban agamanya. Alokasikan setiap bulan minimal 5% dari
penghasilan Anda. (GIVE 5%)
- Setelah empat kebiasaan di atas dan dilakukan begitu
menerima penghasilan, baru setelah itu adalah mengelola biaya hidup dan
melunasi hutang. Maksimal alokasi untuk biaya hidup adalah 55% saja dari total
penghasilan. Apakah Anda bisa mencukupkan semua kebutuhan dengan alokasi yang
ada? (NESS 55%)
- Kebiasaan membuat rencana untuk hobi dan kesenangan-kesenangan yang lain. Jangan gunakan kartu kredit untuk membiayai perjalanan luar negeri Anda. Rencanakan dan alokasikan terlebih dahulu dananya. Alokasi untuk kesenangan adalah maksimal 10% dari penghasilan.
Pernah diterbitkan pada ESQ Magz Edisi 8
Februari – April 2019.