Sabtu, H / 17 April 2021

Film Scarface, Ary Ginanjar Sempat Ingin Seperti Tokoh Tony Montana

Selasa 29 Oct 2019 11:49 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Sosok Tony Montana di Film Scarface

Foto: Youtube

ESQNews.id, JAKARTA – Film dengan genre action ini sudah tayang sejak tahun 1983. Bahkan lebih awal dari tahun tersebut. Scarface, asal film dari Amerika Serikat yang disutradarai oleh Brian De Palma dan ditulis oleh Oliver Stone.


Isi dari film ini tentang pengungsi asal Kuba, Tony Montana (Al Pacino) yang tiba pada tahun 1980-an di Miami. Awalnya ia bukanlah siapa-siapa dan tidak memiliki apa-apa, namun kemudian ia berkembang menjadi gembong narkoba yang disegani.


Setiap hasil karya akan memancing sebuah kritikan. Termasuk pada film tersebut, kritikan yang berfokus pada adegan kekerasan yang berlebihan dan juga tidak senonoh serta adegan penggunaan narkoba.


<more>


Siapa saja yang pernah menonton film tersebut? Ary Ginanjar Agustian, pernah ikut serta menonton film yang legend itu. “Saya pernah nonton film judulnya ‘Scarface’, yang artinya wajah yang penuh jahitan,” ucap sang Founder ESQ di IGnya pada (21/10).


Ary merasa kagum dengan sosok yang bernama Tony Montana tokoh di film itu. Ingin mempunyai wajah yang sama dengannya, yaitu memiliki bekas luka di wajah.


Believe it or not?


Beberapa waktu kemudian Master Trainer ESQ ini, bolak balik masuk rumah sakit untuk menjahit wajah akibat luka pertandingan karate di Bali. Sampai dokter dan perawatnya bilang: "langganan"


Apa artinya?


Jangan suka berpikir buruk karena yang buruk akan datang padamu. Berpikirlah baik, maka yang baik akan datang padamu.


"KALAU KAMU TAHU KEKUATAN PIKIRAN, KAMU TIDAK AKAN BERANI BERPIKIR BURUK"


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA