ESQNews.id, JAYAPURA – Pendidikan karakter bisa didefinisikan sebagai usaha menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik (habituation) sehingga peserta didik mampu bersikap dan bertindak bersandarkan nilai-nilai yang telah menjadi kepribadiannya.
Pendidikan karakter juga sebagai bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik dan diperuntukkan bagi generasi selanjutnya.
Pentingnya pendidikan atau membangun karakter unggul, Para pengurus OSIS tingkat SMA SMK se-kota Jayapura mengikuti kegiatan pelatihan kepimimpinan atau Training character building for the future leader yang digelar oleh Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura yang bekerjasama dengan ESQ.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Abdul Majid mengatakan, kegiatan pelatihan dan pembekalan ini penting karena memang pengurus OSIS atau ketua OSIS di masing-masing sekolah merupakan pemimpin di sekolahnya, sehingga mereka bisa memberikan pengaruh baik kepada teman-temannya di sekolah masing-masing.
“Tema besar kita dalam rangka memberikan pembekalan kepada peserta didik, OSIS SMA SMK se-Kota Jayapura, sebagai forum resmi mereka karena mereka adalah leader di satuan-satuan pendidikan,” kata Abdul Majid, Jumat 4 Oktober 2024.
Karena itu, dengan dipandunya para pelajar ini oleh trainer ESQ yang berlisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach L.M Novrianto M.I.Kom, Abdul Majid berharap para peserta didiknya ke depan bisa menjadi pemimpin-pemimpin transformatif, mulai dari lingkungan sekolahnya hingga terjun ke masyarakat. Menurutnya Pemkot Jayapura sangat bagus bisa menjalin kerjasama dengan ESQ.
Hal ini sejalan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Kementerian PANRB RI yang melakukan kerjasama dengan ESQ, sehingga penjabat Walikota Jayapura menindaklanjuti kerjasama ini sampai di tingkat daerah.
“Jadi kemarin para kepala sekolah dan para tata usaha sekolah-sekolah SMA/SMK dan guru agama dan guru BK. Mereka sudah didiklat oleh tim ESQ dan sekarang giliran peserta didiknya dalam hal ini kita hanya mengambil pengurus-pengurus OSIS di masing-masing sekolah jenjang SMA SMK se-Kota Jayapura,”ujarnya.
<more>
Dikatakan ke media massa bahwa, peserta didik ini tidak hanya diberikan materi secara teori tetapi juga langsung diberi praktek di lapangan (outdoor) bekerjasama dengan pihak Satuan Brimob Polda Papua di Kota Raja.
Para siswa yang menjadi future leader di sekolah ini diberikan pembekalan penguatan emosional dan kecerdasan spiritual yang melandasi akademik anak-anak. Ketika potensi ini diharmonisasi menjadi kekuatan, menjadi bekal bagi seorang pemimpin. Prakteknya berupa kerjasama, soliditas, dan membangun visi.
“Karena itu setelah mereka mendapatkan pelatihan teori dan fisik siswa-siswi selaku pengurus OSIS ini dapat memberikan pengaruh baik kepada teman-teman di sekolahnya masing-masing. Karena pengurus OSIS ini merupakan leader di sekolahnya,” tambahnya.




