ESQNews.id, JAKARTA - Training paling favorit kembali menemani weekend dengan produktif dan mengisi daya diri menjadi penuh semangat baru, Training ESQ Executive. Menyatu padukan tiga kecerdasan yakni intelektual, emosional, dan spiritual untuk mengiringi siapa saja yang masih mencari jati diri dan arti kehidupan.
Training Executive yang digelar selama tiga hari ini diadakan di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta pada tanggal 27-29 Oktober 2023 dan dihadiri oleh kurang lebih 300 peserta secara offline dan online dari berbagai lembaga dan perusahaan atau secara individual.
Pemupukkan semangat melalui training ini dirasa sangat bermanfaat bagi para peserta yang sudah mengikuti, tidak heran training executive menjadi salah satu training paling favorit yang pelaksanaannya dilakukan 1 bulan sekali (jadwal menyesuaikan).
Master Trainer Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ Group) memandu langsung para peserta training. Peserta berasal dari RS Cabangbungin, PDAM Kutai Timur, Notaris dan PPAT Putut Mahendra, PT. Toenas Maju Perkasa, Yayasan Tsaqofa Andalusia Al Islamiyah Indonesia, PT BVK.
The most favorite training since 22 years ago itu dihadiri juga oleh Ahmad Fuadi Penulis Negeri 5 Menara sekaligus Biografi Ary Ginanjar yang berjudul “Hamba Sang Maha Cahaya.” Serta ada juga keponakan dari Menparekraf Sandiaga Uno yaitu Adam Alexander yang datang bersama kedua temannya (sebagai peserta training).
“Alhamdulillah tiga hari sudah berjalan Training ESQ Executive angkatan 194, bahagia dan bangga rasanya bisa bersama-sama dengan peserta yang datang dari berbagai daerah secara offline dan online.
Menyaksikan proses transformasi diri dan pencerahan berlangsung merupakan pengalaman spiritual tersendiri yang tak tergambarkan, sungguh menakjubkan apalagi mereka lakukan bersama kerabat dan keluarganya,” kata Ary Ginanjar.
Disampaikan oleh Pendiri Menara 165 itu bahwa output dari Training ESQ adalah menyeimbangkan Kecerdasan intelektualnya (IQ), Kecerdasan emosionalnya (EQ), dan kecerdasan spiritualnya (SQ).
“IQ hanya berperan 20% dalam keberhasilan. IQ bisa membawa keberhasilan namun belum tentu kebahagiaan. Ada kecerdasan lain yaitu kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang berperan 80% dalam keberhasilan dan kebahagiaan. Kombinasi dari IQ, EQ dan SQ maka barulah bapak dan ibu menjadi manusia paripurna yang sukses dan bahagia,” lanjutnya.
Disampaikan oleh pria yang menaungi 16 perusahaan itu, kalau Training ESQ bukan hanya memupuk hati tapi juga berbagi energi.
“Setelah training, bapak, ibu, para generasi milenial dan zelenial di sini akan berjuang menghadapi segala rintangan dalam hidup, berlandaskan fondasi yang kuat yakni Grand Why.
Semuanya dilakukan atas dasar karena mengabdi kepada Tuhan, kepada Allah SWT. Hadapi itu dengan ikhlas, senyuman. Semangat, untuk kembali bergerak menyebarkan manfaat di muka bumi,” tutup Ary.
<more>
Di penghujung sesi, Nanan Soekarna (Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Alumni ESQ) melantik para peserta training angkatan 194 untuk menjadi bagian keluarga besar ESQ.






