ESQNews.id - Netizen dikejutkan dengan perjuangan driver ojol yang
serba kekurangan. Bagaimana tidak, driver ojol di Bogor yang sudah berumur cukup
tua tersebut menggunakan motor butut yang hanya bisa digas 20 kilometer
per jam.
Pak Sri namanya, ia menawarkan jasa ojeknya pada Elsya saat hujan deras di Bogor. Elsya bertujuan pulang ke rumahnya di Puncak. Dalam perjalanan Elsya merasa prihatin dengan kondisi motor sekaligus diri Pak Sri.
Kemudian ia pun mengunggah thread di twitter mengenai pengalaman tersebut. Pengunggah thread juga merasa sedih karena smartphone
yang digunakan oleh driver ojol itu sempat mati saat digunakan karena
kondisinya yang tidak layak. Saat menawarkan pelanggan
dengan HP yang mati sehingga orderan yang ada tanpa aplikasi, ternyata
itu membuka jalan rezeki untuk sang driver ojol yang bernama Pak Sri
ini.
<more>
Berkat penggalangan dana yang dilakukan Elsya kini Pak Sri mendapatkan HP baru untuk bekerja sehari-hari. Tak hanya HP baru, Pak Sri juga dibelikan sebuah motor matic dan rumahnya juga direnovasi. Sebelumnya kondisi rumah milik Pak Sri sangat memprihatinkan karena berbagai sudut rumah sudah rusak.
Bahkan Pak Sri harus tidur di pos ronda depan rumah apabila hujan karena kondisi atap rumah yang sudah bocor. Pak Sri yang sudah 68 tahun masih harus bekerja dan tinggal sendiri di dalam rumah.
Mengenai
kondisi Pak Sri yang tinggal sendiri di dalam rumah meski mempunyai
anak dan istri, Elsya tak mau menceritakan lebih lanjut karena itu
sangat privasi. Puluhan ribu netizen yang iba juga dibuktikan dengan banyaknya orang yang berdonasi untuk membantu Pak Sri.
Pada
screenshot unggahan saldo yang diungggah pada 18 Januari 2020, saldonya
bahkan telah melebihi Rp 114 juta rupiah. Sampai saat ini donasi utk
Pak Sri sudah lebih dari cukup dan donasi sudah DITUTUP. Uang
sejumlah itu sudah digunakan untuk membeli HP dan motor baru, sementara
sisanya direncanakan untuk renovasi rumah hingga umroh ke Tanah Suci