ESQNews.id, JAKARTA - Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ Group) berkesempatan menyapa serta memberikan pembekalan kepada 162 Wisudawan Wisudawati Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Diniyah Pekanbaru yang berasal dari 6 Program Studi (Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pendidikan Agama Islam, Perbankan Syariah, Pengembangan Masyarakat Islam, Ekonomi Syariah, Psikologi Islam).
STAI Diniyah Pekanbaru Riau merupakan satu dari sekian Kampus PTA Islam Swasta di Indonesia yang berbentuk Sekolah Tinggi, dinaungi oleh Kementerian Agama dan tercantum ke dalam kopertis wilayah Ditjen Pendidikan Islam. Kampus ini telah bangkit semenjak tahun 28 Maret 2002.
"Saya mengucapkan selamat atas wisudawan dan wisudawati yang penuh barokah ini. Kepada adek adek semua, kita tahu bahwa sekarang sedang menghadapi era VUCA atau tantangan. Untuk itu, kita harus menjaga Marwah. Saya bangga dan bersyukur karena STAI Diniyah Pekanbaru sudah memiliki 3 Marwah atau Kompetensi itu," tutur Ary pada tanggal 29 September 2022 melalui Zoom Meeting.
Marwah tersebut dibagi menjadi 3 unsur yang harus kita jaga yakni Marwah Intelektual, Marwah Emosional dan Marwah Spiritual.

Dari Melbourne-Australia, Sang Penulis Buku ESQ itu menambahkan bahwa jika kita berhasil menjaga 3 Marwah itu, niscaya STAI Diniyah Pekanbaru serta Wisudawan, Pimpinan, Dosen, Staff dan lainnya akan terangkat derajatnya.
"Berbicara soal Marwah secara Intelektual (IQ), tentu adalah penilaian manusia yang disebut akreditasi. Tentu kita harus kejar, harus kita raih setinggi tingginya. Namun ada Marwah yang kedua yaitu Marwah Emosional (EQ) atau Marwah Mental," katanya sambil tersenyum.
Lebih lanjut, "Dan sebagai wisudawan STAI Diniyah Pekanbaru harus menunjukkan sifat akhlak moral yang baik serta berkompetisi di tengah persaingan yang berat di masa yang akan datang. Karena sesungguhnya kemenangan bukan terjadi ketika kita lulus wisuda tapi bagaimana kita mampu bangkit di tengah lapangan sebagai pemenang."
<more>
Dan terakhir, paparnya, bahwa Marwah yang terbesar atau Marwah yang terkuat adalah Marwah secara Spiritual. Inilah yang telah mengangkat derajat Baginda Nabi Muhammad SAW bersama para sahabatnya mampu mengalahkan Persia dan Romawi bahkan mampu mengalahkan Konstantinopel.
Menurutnya, tidak banyak yang mempunyai ilmu seperti ini tetapi atas kebijakan dari Ketua Yayasan STAI Diniyah Pekanbaru yang sekaligus menjadi Koordinator Wilayah FKA ESQ yakni Dr. Hasnati, MH serta Kebijakan dari Ketua STAI Diniyah Pekanbaru Dr. Taufik Helmi, MA sehingga para Wisudawan dibekali dengan 3 Marwah tadi.

"Terimakasih Pak Ary yang berkenan untuk memberikan pembekalan pada acara wisuda hari ini. Berbicara soal karakter, lulusan STAI Diniyah Pekanbaru memiliki 6 nilai dan menjadi karakteristik almamater yaitu religius, keikhlasan, integritas, ukhuwah, visioner, dan kemandirian," kata Hasnati saat memberikan sambutan dalam ajang Sidang Senat Terbuka, Wisuda Sarjana ke-XV Tahun Akademik 2022-2023.

Dari Hotel Aryaduta Pekanbaru, wanita yang juga alumni ESQ itu mengatakan bahwa wisuda bukanlah segala galanya dalam konteks pembelajaran. Manusia sebagai makhluk pembelajar yang tak pernah mengenal kata lelah. Sebegitu pentingnya belajar sehingga Nabi Muhammad SAW bersabda, "Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat."
"Harapan kami semoga saudara terus melanjutkan ke jenjang berikutnya dan dapat mengembangkan ilmu yang telah saudara peroleh sehingga saudara bisa meningkatkan ilmu di masa yang akan datang. Mampu berkiprah diberbagai lapangan kehidupan. Baik dibidang pendidikan, keagamaan, pemerintahan, politik, ekonomi, sosial budaya maupun bidang lainnya," harapnya.

Ia sangat yakin jika Alumni STAI Diniyah Pekanbaru mampu memenuhi harapan masyarakat sesuai dengan keilmuannya. Ia tegaskan juga bahwa hari ini ratusan wisudawan wisudawati resmi menjadi Anggota Keluarga Ikatan Alumni STAI Diniyah Pekanbaru yang berjumlah 1325 orang seluruh alumninya.
"Kami berharap saudara dapat bergabung dan mengamalkan ilmu dengan posisi yang saudara geluti masing masing. Itu jumlah yang cukup besar akan lebih maju di masa yang akan datang jika saudara bersinergi dengan alumni lainnya. Mohon bantuan saudara untuk memperkenalkan kampus tercinta ini kepada masyarakat luas. Diharapkan dapat membangun karakter masyarakat Riau yang berbudaya," sambungnya.

Hasnati berpesan, "Lakukan perubahan perubahan mulai dari diri sendiri. Mulai sekarang dan mulai dari yang mudah."
Kemudian, Ketua STAI Diniyah Pekanbaru pun berharap anak didiknya bisa mengamalkan ilmu yang didapatkan dan dipraktekkan di bangku perkualiahan tersebut dalam kehidupan sehari hari, menjaga nama baik almamater STAI Diniyah serta mampu menjaga fenomena yang terjadi dalam masyarakat kita.
"Sekiranya wisudawan wisudawati mampu mempengaruhi dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita mampu menciptakan lingkungan yang harmonis dan jangan sampai dipengaruhi oleh lingkungan," kata Taufik Helmi.

Ia menambahkan, "Kepada orangtua yang kami hormati, kini saatnya kami menyerahkan kembali putra putri bapak dan ibu yang dititipkan kepada kami beberapa tahun yang lalu. Harapannya semoga kita mampu bekerjasama dan dapat bersinergi dalam membangun karakter bangsa."




