Turut hadir Wakil Rektor III Drs. Eka Trio Effandilus, M.Si yang didampingi oleh Ka. BAAK, Ka. Prodi, staf dan dosen. Ada sekitar 749 Mahasiswa Baru yang dipandu langsung oleh Coach Andry Fallash dan Adek Asrizal (trainer lisensi Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian).
Perhelatan yang dilaksanakan di Auditorium Univ. Baiturrahmah - Padang itu terbagi menjadi 2 batch yakni tanggal 31 Agustus - 1 September lalu dilanjut tanggal 2 - 3 September 2024.
"ESQ ini berperan sebagai pembentukan karakter. ESQ tahu caranya bagaimana kita membentuk karakter yang tangguh, sehingga Anda nantinya bisa mengikuti perkuliahan dengan baik. Lalu, bisa melaksanakan seluruh aktivitas yang ada di kampus ini," kata Eka Trio.
Ia melanjutkan, "Dan akhirnya bisa bermuara kepada bagaimana Anda bisa menghadapi masyarakat yang ada di luar sana.
Jadi pelatihan ini tidak main-main. Anda akan diarahkan bagaimana caranya untuk menjadi insan yang berhasil dan sukses, bisa bersaing di pasar global baik di Indonesia maupun mancanegara.
Untuk itu Anda harus memahami dan mampu mengkombinasikan 3 kecerdasan (intelektual, emosional dan spiritual) yang di pelatihan ini akan diinternalisasikan ke dalam diri kita masing-masing.
Kecerdasan intelektual akan Anda dapatkan selama 4 tahun berkuliah di sini. Kecerdasan emosional itu kita harus tahu caranya bersikap dengan baik, menghormati orang, membentuk teamwork yang baik. Kecerdasan spiritual adalah fondasinya dengan keimanan dan nasionalisme. Jika 3 kecerdasan ini diaplikasikan maka lahirlah manusia-manusia tangguh."
Dalam kesempatannya juga, Ary Ginanjar Agustian menyapa ratusan para mahasiswa baru lewat sebuah video.
"Saya mengucapkan terimakasih atas kehormatannya membantu visi mulia dari Universitas Baiturrahmah. Ada riset dari Profesor Daniel Goleman yang membuktikan bahwa kecerdasan intelektual ternyata hanya berperan 10-20 persen saja.
Sedangkan kecerdasan emosional dan spiritual berperan paling besar yakni 80 persen. Artinya, ada manusia yang sudah berhasil pun ternyata merasakan kekosongan atau anxiety.
Maka selain intelektual, orang itu harus cerdas juga secara spiritual dan emosional. Di kecerdasan spiritual disitu bicara tentang makna dan tujuan hidup yang sejati.
Jika 3 kecerdasan itu digabungkan maka akan melahirkan manusia paripurna. Itulah kelebihan dari Unbrah untuk melahirkan manusia sejati," paparnya sambil tersenyum.
<more>
Sesi pembukaan, sambutan dan paparan telah dilaksanakan dengan detail dan sebaik mungkin. Maka setelah ini tiba saatnya perhelatan dinakhodai oleh para trainer ESQ.
"Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yaitu Indonesia Adidaya, maka diperlukan SDM yang berkualitas tinggi. Oleh karenanya tidak cukup hanya melatih Kecerdasan Intelektual saja namun harus melatih kecerdasan Emosional dan Spiritual," ujar Andry Fallash.
Senang mendengar bahwa pelatihan berjalan dengan sangat dinamis dan interactive. Partisipasi aktif dari peserta dan metode komunikasi dua arah memang sangat penting untuk keberhasilan sebuah pelatihan
Lalu, fasilitas yang baik dan kelengkapan properti yang terorganisir juga berkontribusi besar terhadap kenyamanan dan efektivitas pelatihan.
Apa yang dirasakan peserta selama pelatihan? Beberapa testimony dari peserta sebagai berikut :
Naninda katakan, "Saya jadi tahu kecerdasan mana dulu yang harus didahulukan antara intelektual, emosional dan spiritual. Yang kita utamakan adalah kecerdasan spiritual atau membangun fondasi yang kuat untuk mencapai sesuatu. Menurut saya, ESQ sangat bermanfaat bagi keyakinan kita, jadi menambah iman kita kepada Allah."
Ratu sampaikan, "Di sini saya mengetahui apa itu 3 kecerdasan dan akan luar biasa jika dikombinasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dan saya belajar bahwa kita itu harus mengutamakan adab, baru diisi atau ditambahkan dengan ilmu pengetahuan. Saya juga merasa beruntung bisa mengikuti pelatihan ini, karena tidak semua Universitas ada pembekalan seperti ini."
Setelah itu, kegiatan orientasi Hari Silaturahmi Mahasiswa baru yang dihelat pada 25 Agustus hingga 7 September 2024 telah usai. Pada Senin 9 September 2024 mahasiswa baru tersebut mulai menjalankan kuliah perdananya.
"Seperti biasa usai Hasimaru, mahasiswa kemudian melakukan kuliah perkenalan semester ganjil dan mengikuti kajian dhuha setiap Sabtu mulai pekan ini, " ujar Kepala Biro Humas dan Kerjasama Unbrah Dr. drg. Yulia Rahmad, M.Kes, di Padang.
Khusus untuk tahun ajaran baru ini sebut Yulia mahasiswa akan diarahkan untuk shalat di Masjid Baiturrahmah setiap waktu Dhuhur dan Ashar.
"Hal ini telah dilatih selama training ESQ dan Orientasi Pengenalan Kampus saat Hasimaru, " kata Yulia.
Pelaksanaan Kajian Dhuha, shalat berjamaah hingga kegiatan berdoa sebelum kuliah menurutnya menjadi salah satu visi dari Unbrah yakni menciptakan lulusan berdaya saing namun berakhlakul karimah.