Senin, H / 15 Juli 2024

Cara Brantas Abipraya Kelola Para Leadersnya agar Growth Mindset

Jumat 15 Sep 2023 10:12 WIB

Reporter :NM

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - PT. Brantas Abipraya senantiasa berusaha untuk menjadi perusahaan terpercaya dalam industri konstruksi dan investasi, yang mana perusahan BUMN tersebut selalu berupaya memberikan reputasi perusahaan terbaik dalam mengutamakan kepuasaan pelanggan. 


Dalam lima tahun ke depan, PT. Brantas Abipraya berharap akan mampu menjadi lima besar perusahaan konstruksi nasional, dengan menyediakan produk konstruksi bermutu secara profesional dan berkelanjutan.


Untuk mencapai visi dan misi dari PT. Brantas Abipraya, tak hanya mengendalikan sistem yang baik, cara-cara yang strategis, namun dalam membuat eksekusi langkah nyata, ada peran dari sumber daya manusia yang besar.



Karena tidak akan berjalan sistem yang bagus, strategi yang sudah mulus diatur, jika saja permasalahan utama ada pada sumber daya manusia yang tidak berkualitas. Tidak bertanggung jawab penuh terhadap amanah yang diberikan dalam pekerjaan.


Sehingga, PT. Brantas Abipraya memberikan modal besar kepada para pimpinan atau leaders di perusahaan untuk dapat membentuk diri menjadi pemimpin yang menghasilkan anggota-anggota berkualitas.


Melalui kolaborasi dengan ACT Consulting International, telah terselenggara Training Growth Mindset untuk para pimpinan di PT. Brantas Abipraya yang dilaksanakan selama dua hari terhitung pada tanggal 11 dan 12 Agustus 2023.



“Bertanggung jawablah seratus persen!” Ujar Coach Bram, fasilitator Training Growth Mindset yang sudah mendapat trainer lisensi dari Dr. Ary Ginanjar Agustian.


Dalam training Growth Mindset dengan tajuk How To Navigate Your Mind Towards Success, Coach Bram mengajak para peserta untuk memulai dari segala pengalaman yang sudah dilalui.



Apa yang dirasakan oleh para peserta ketika berhadapan dengan masalah ketika sedang ada pekerjaan, apakah fokus pada masalah? Fokus pada menyalahkan dan merasa menjadi korban? 


Jika terasa pada menjadi korban, itulah fixed mindset. Ketika berhadapan dengan masalah, yang membuat dirinya fokus adalah masalahnya, bukan solusinya. Hal ini ingin dicegah bersama untuk menyatukan kepala menuju visi misi PT. Brantas Abipraya.


Peserta diperkenalkan dengan yang namanya JEB (justification, excuse, blaming), yang mana hal ini akan dilakukan oleh orang-orang fixed mindset. Orang dengan fixed mindset tidak akan pernah maju karena hanya stuck dalam momen masalah tersebut, sibuk memberikan justifikasi, sibuk memberi alasan, sibuk menyalahkan.



Sehingga, untuk menghentikan situasi dan lingkungan yang tidak mengenakkan tersebut, dalam training Growth Mindset, Coach Bram dibantu dengan Coach Heidy untuk memberikan sesi diskusi grup yaitu ORID (observe, reserve, decision, interpretive).


Peserta diminta untuk berdiskusi dalam teman satu kelompoknya mengenai lingkungan pekerjaan apakah sudah growth mindset atau masih terjebak dalam fixed mindset.


<more>


“Training ini menambah pengetahuan, menjadi modal PT. Brantas Abipraya bergerak menuju lebih baik lagi. Sesuai dengan namanya, Brantas yaitu Berani dan Tuntas.” Ujar salah satu peserta.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA