Senin, H / 02 Februari 2026

Bermula dari Tutor Bimbel Hingga Gabung di ESQ Group, Simak Rahasia Sukses Arfan Sebagai Alumni ESQ Business School

Minggu 09 Apr 2023 02:32 WIB

Reporter :Nisa Mufidah

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Berjalan perlahan namun pasti membuat banyak orang dapat meraih kesuksesan dengan cara masing-masing. Begitu pula dengan Arfan Zidni, S. Mn. lulusan ESQ Business School pada tahun 2019 dengan perjalanan karirnya yang luar biasa. Mengapa? Karena ia menerapkan salah satu ilmu yang dipelajarinya saat kuliah, yaitu ESQ Matrix.


Arfan Zidni akrab dipanggil Arfan itu merupakan lulusan jurusan manajemen bisnis yang mencoba melakukan banyak hal untuk meraih kesuksesan versi dirinya. Saat ini Arfan bergabung dengan salah satu unit bisnis ESQ Group yaitu Rima Ginanjar Architects sebagai project administrator.


Rima Ginanjar Architects (RGA) merupakan perusahaan desain pertama yang menciptakan bangunan Zero Carbon. Arfan mulai bergabung pada tahun 2022. 


“Tugas saya di RGA yakni mengurus perizinan administratif maintenance kantor di Menara 165, selain itu saya juga bertanggung jawab sebagai purchasing material maupun pengadaan aset perusahaan, juga turut serta aktif dalam pengukuran serta survei ke lokasi proyek bersama arsitek dalam perjalanan bisnis.” 




Sebelum berada dalam posisi ini, Arfan melalui banyak pengalaman dalam mencapai titik ini dari semasa kuliahnya. 


“Mulai dari menjadi driver online saat kuliah, kemudian menjadi sales marketing di perusahaan properti, menjadi tutor dan konsultan edukasi di beberapa lembaga pendidikan, bergabung juga di ACT Consulting International sebagai notulensi dan koordinasi event yang diadakan ESQ leadership center," tutur Arfan menjabarkan apa saja yang sudah ia lalui.


Selama belajar di ESQ Business School, Arfan merasa materi public speaking-lah yang paling memberikan manfaat dalam perjalanan karir Arfan. 


Bermula ketika menjadi tutor di lembaga pendidikan bimbel, Arfan menerapkan ilmu amazing opening untuk public speaking, dan itu mampu membuat anak-anak didiknya tertarik terhadap pelajaran matematika yang ia bawakan.


<more>


Begitupun di Rima Ginanjar Architects (RGA), Arfan mengaku jadi memiliki kemampuan untuk membuat efisiensi pembelian material serta meminimalisir adanya sampah material.


“Ada satu materi yang dijelaskan oleh Bapak Ary Ginanjar tentang ESQ Matrix.


Bahwa tujuan kita bekerja di sebuah perusahaan adalah bentuk kontribusi maksimal untuk mencapai visi perusahaan, maka hasil yang akan didapatkan tidak sekedar lelah bekerja, namun hasil yang luar biasa.”


Mengenai kontribusi besar, Arfan melakukan usahanya yang terbaik demi visi misi perusahaan yang dimana RGA ingin menjadikan Indonesia zero carbon.


Terlihat dari nilai humilitas yang dipegang oleh Arfan, dia memberikan loyalitas kepada perusahaan.


Arfan menyatakan bahwa rasa aman dan nyaman bersama para karyawan lainnya dengan nilai humilitas yang ia miliki. Sehingga komunikasi yang terjadi dalam pekerjaan menjadi lebih mudah, pendapat dapat tersampaikan ketika sedang berdiskusi tanpa takut, Arfan juga mementingkan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi.


“Karena tujuan hidup bukan hanya sekedar mencari materi, tetapi tujuan yang lebih besar yaitu berkontribusi.”




Berbekal ESQ Matrix dan banyaknya materi serta pembangunan karakter dalam dirinya, Arfan mengucapkan terima kasih secara khusus kepada ESQ Business School serta Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian, juga seluruh civitas akademik.


“Terima kasih ESQ Business School!”


Kisah Arfan dapat ditonton secara penuh dalam wawancara eksklusif alumni di sini




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA