Senin, H / 02 Februari 2026

Bengkel Pesawat Garuda Garap Proyek di Kertajati, Majalengka! Bidik Investasi Rp12 T

Senin 01 Dec 2025 11:13 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Infomjlk

ESQNews.id, MAJALENGKA - Masa depan industri kedirgantaraan nasional makin cerah dengan dimulainya proyek raksasa di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.


Melalui perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), anak usaha Garuda Indonesia, dan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB), kedua pihak sepakat mengembangkan Kertajati Aerospace Park.


Kawasan terpadu seluas \pm84 hektar ini dirancang sebagai “integrated aerospace ecosystem” yang mencakup:


– Maintenance, Repair, & Overhaul (MRO) untuk pesawat komersial dan pertahanan.


– Engine & component workshop.


– Manufacturing zone dan pusat pelatihan & riset.


Proyek ini menarik perhatian investor dengan target investasi jangka panjang mencapai US$ 771 juta atau setara Rp 12,90 triliun (dengan kurs perkiraan Rp 16.736/USD). 


Sebagai langkah awal, investasi tahap pertama senilai US$ 8 juta (sekitar Rp 133,88 miliar) akan segera digulirkan.


GMFI akan bertindak sebagai operator utama ekosistem, memproyeksikan penyerapan ribuan tenaga kerja baru dan penguatan rantai pasok industri pertahanan dan aviasi nasional.


“Ini bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi bagian dari misi kami untuk membangun kemandirian bangsa di bidang kedirgantaraan,” ujar Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi, dikutip Senin (17/11/2025).


Tahap awal proyek akan berfokus pada penyusunan masterplan, penjajakan mitra global, dan segera melakukan groundbreaking untuk fasilitas perawatan pesawat rotary wing (helikopter).


GMFI berencana memusatkan operasi MRO segmen pertahanan di Kertajati, menjadikannya pusat industri aviasi berskala internasional sekaligus “lokomotif baru pertumbuhan ekonomi Jawa Barat”. [infomjlk]


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA