ESQNews.id, JAKARTA - “Ingat
Pak Garuda Sugardo yang dikenal mengembangkan sistem seluler GSM pertama di
Indonesia?” tanya Arief Rahman (trainer lisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar
Agustian) kepada puluhan insan Telkomsel dalam “Workshop part 1, panduan perilaku Telkomsel Digilife Action.” Acara digelar
pada Rabu (14/4/2021) secara online.
Peserta terlihat menganggukan kepala dengan sangat kompak di layar zoom meeting, tanda mereka mengenal siapa sosok lelaki tersebut.

<more>
“Kalau begitu, apakah masih ingat impian apa yang diinginkan
beliau saat dulu?” tanyanya lagi.
Salah seorang peserta menjawab dengan penuh semangat, “Yaaa
ingat, sebelumnya beliau berkeinginan agar tukang sayur, tukang becak, dan
lain-lain memiliki handphone atau alat komunikasi.”
Coach Arief bersama insan Telkomsel bernostalgia mengenang
sosok Garuda Sugardo yang patut dijadikan sebagai teladan karena sifat dan
sikapnya yang baik.
“Ketika awal Telkomsel masih merintis dan dibantu Pak Ary. Pernah suatu ketika Pak Garuda tidak digaji selama 3 bulanan. Namun yang hebatnya itu Pak Garuda tetap berkomitmen dan konsisten di Telkomsel,” kenangnya.

Menurutnya, itulah yang dinamakan tetap memegang teguh Core Values dan Core Purposenya.
“Seperti bukunya Jim Collins, good to great 2001, yang menjabarkan tentang rahasia perusahaan besar bisa bertahan ribuan tahun. Kuncinya adalah menjaga core values dan core purpose.”





